Sisa Rasa
" seru MC penuh semangat.
Musik berubah menjadi lagu pop-upbeat yang ceria. Rendra dan Selin melangkah turun dari pelaminan menuju tengah area dansa.
Rendra dan Selin berdiri membelakangi kerumunan.
Di belakang mereka, puluhan tamu, mulai dari para bridesmaid, sahabat, hingga staf kantor yang masih lajang sudah berkumpul siap memperebutkan buket bunga yang cantik itu.
"Oke, semuanya siap? Hitungan ketiga ya!" seru MC.
Selin dan Rendra mengangkat buket mawar putihnya tinggi-tinggi.
"Satu... dua... tiga!" Teriak sang MC dengan penuh semangat.
Selin melempar buketnya ke udara. Suasana pecah oleh teriakan dan tawa saat bunga itu melayang dan diperebutkan, hingga akhirnya mendarat di tangan salah