Karma : Kubuat Kau Menyesal
Gina hanya menggauk lalu pamit pergi, berbalik dan keluar dari ruangan.
Setelah Gina pergi, ruangan terasa sunyi. Bara masih duduk di kursinya, tangannya menggenggam pulpen erat-erat. Wajahnya yang tadi terlihat datar kini berubah. Mata dalamnya berkaca-kaca, bibirnya bergetar. Air mata perlahan mengalir di pipi.
Selama ini, Bara selalu berusaha terlihat tegar di hadapan orang lain. Dia tak ingin orang-orang tahu betapa hancur hatinya. Tapi, saat ini, ia tak bisa lagi menahan kesedihan.
Bab Populer