Zee 'n Zeino
“Iya Bun. Uhum. Ga usah, Bun. Ini lagi mau barbeque di rumah Lulu. Iya, nanti sama Kak Zeino. Baik, Bun. Iya, hati-hati di jalan, Bunda. Love you.”
Sambil menekan tanda telepon berwarna merah di layar untuk mematikan sambungan, Zefanya berkata,”salam dari Bunda.”
Sepasang netra hitam itu bertemu. Zeino membalas salam yang disampaikan Zefanya dengan senyum tipis.
“Bunda lagi di jalan mau pulang. Nanyain mau beliin makan malam, apa ga,” lanjut gadis itu lebih jauh.
Hot Chapters