Wanita Penghibur
Aku langsung mengangkat tangan, takut-takut Lail minta penilaian, biasanya jika memperlihatkan lukisan minimal ia akan memintaku mengartikan lukisan itu, tapi tahu maknanya pun aku tidak.
"Lihat dulu dong, Kak!"
Lail menyodorkan ponselnya, tapi anehnya dia malah menarik ponselnya lagi lalu tiba-tiba tertawa kegirangan.
"Ini tuh keren banget, Kak, karyanya violaaaaa."
Ia memekik kegirangan, lalu entah apa seperti tiba-tiba berpikir dan mengingat-ingat sesuatu.