Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
150 Days My Angel

150 Days My Angel

Itu yang orang lain lihat tentang Langit sekarang ini. "Ini namanya apa?" Malaikat cantik bertanya saat Langit mengambil alat dorong yang terbuat dari besi. "Ini namanya troli. Catet, ya. Biar nggak lupa." Malaikat cantik itu mengangguk-anggukan kepalanya. Ia mengekori Langit yang dengan lincah ke sana ke mari memilih belanjaan. Hingga akhirnya, ia berhenti di salah satu rak yang berjejeran aneka lolipop. Warna-warna itu sangat menarik perhatiannya. Malaikat cantik itu mengambilnya, dan tersenyum senang.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as lampu angel eyes
Read
+Library
Bayangan Kelam

Bayangan Kelam

Begitu ia membuka pintu, matanya langsung membelalak. Lampu-lampu kecil tergantung di antara pepohonan, menciptakan suasana hangat dan romantis. Di tengah halaman, sebuah meja kecil dengan dua kursi sudah tertata rapi, lengkap dengan lilin yang menyala lembut. Dan di sana, berdiri seseorang yang sangat dikenalnya. Adrian. Pria itu mengenakan kemeja putih dengan lengan yang tergulung hingga siku. Wajahnya tampak sedikit tegang, tetapi matanya tetap memancarkan ketulusan yang selalu membuat Anisa merasa nyaman.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as lampu angel eyes
Read
+Library
Beauty Lies in the Eyes

Beauty Lies in the Eyes

Seperti orang yang benar-benar bermetamorfosis. Dengan pakaian yang berwarna gelap dan rambut yang terikat rapi, Pangeran kesembilan menampilkan penampilan yang sangat berbeda karena sorot mata tajamnya memancarkan aura yang begitu kuat. Sorot mata yang tajam seperti elang ganas tersebut hanya dimiliki oleh Bocah Iblis—seorang petarung ulung dalam dunia persilatan. Meskipun Bocah Iblis selama ini selalu mengenakan topeng, Su Yan Li masih dapat mengenali sorotan mata dan aura pembunuh dari dalam dirinya sehingga dia sangat yakin bahwa Pangeran kesembilan yang berdiri di hadapannya adalah Bocah Iblis. Walau begitu, Su Yan Li masih merasa ragu karena sulit baginya untuk percaya bahwa Pangeran k
102.4K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as lampu angel eyes
Read
+Library
The Sad Angel Geana

The Sad Angel Geana

Aku tidak menyukai kegelapan. Lampu menyala seketika, seiisi ruangan menjadi terang, apakah Amor membaca pikiranku lagi? Aku menatap ke arah pintu dengan lekat, dengan jarak yang begitu jauh dia tetap dapat membaca pikiranku, sebenarnya siapakah dia?
105.9K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as lampu angel eyes
Read
+Library
The Secret of Ceo

The Secret of Ceo

Shine menahan tangan Angel dan menatap ke dua mata Nay yang tampak biasa saja meski tahu akan di pukul oleh Angel. “Lepasin!” ucap Angel dengan mata yang memerah tanpa tahu siapa yang menahan tangannya. Saat Angel melihat Sosok Shine, ke dua matanya yang awalnya menunjukkan kemarahan tiba-tiba berubah menjadi sorotan yang penuh dengan kasih sayang dan berkata,
102.2K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as lampu angel eyes
Read
+Library
Menjadi Pengantin Pengganti Untuk Tuan CEO

Menjadi Pengantin Pengganti Untuk Tuan CEO

“Hanya saja… aku tidak bisa melihat terlalu jelas dalam kegelapan. Mengapa kamu tidak menyalakan lampunya?” Angga diam sejenak. Suara napasnya terdengar jelas di keheningan malam. “Aku tidak mau,” jawabnya singkat, datar, namun terdengar seperti ada beban yang tidak ia ungkapkan. Aluna memiringkan kepalanya, mencoba menebak ekspresi Angga meski pandangannya terbatas. “Apa kamu… seorang vampir, makanya tidak suka cahaya?” tanyanya mencoba bercanda, meski nada suaranya terdengar gugup. “Tidak masalah kok, meskipun kamu menyalakan lampu sedikit. Aku… aku takut gelap.”
101.3K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as lampu angel eyes
Read
+Library
GGAP 2 : MR. NOBODY

GGAP 2 : MR. NOBODY

Selanjutnya, sudut mata Angel menangkap satu stel gaun malam berwarna putih yang sudah terlipat rapi di meja kecil samping tempat tidurnya. Angel membuka lipatan kertas diatasnya, ada tulisan "Use me" didalamnya. Baru kejutan tahap pertama, namun Angel sudah dibuat tersenyum oleh kejutan Awan. Ia tidak menyangka, jika Awan sampai menyiapkan hal-hal konyol seperti itu untuk dirinya, namun hal konyol seperti ini lah yang membuat hatinya yang semula lara kini kembali berwarna dan berbunga-bunga.
9.9675.2K viewsCompletedAdded to Library 20.9K Times as lampu angel eyes
Show Reviews (188)
Read
+Library
Rahmawati
Membaca ini dari masih di wp. Suka dengan ceritanya karena gak cuma romance tapi juga action dan penuturan bahasanya bagus. Agak mengangkat cerita lokal seperti Inyak ditambah cerita luar seperti Huo. Terima kasih sudah membuat cerita ini....
Dede Permana
Om thor berhubung lama nih di approve nya. Update di GGAP 2 aja. Kesel nih ga ada bacaan berkualitas. Lemot amat admin goodnovel nya. Novel sekuel kok harus di review lagi. Padahal langsung aja approve. Wong sudah ada 2 novel sebelumnya yg laris manis ......
Read All Reviews
Oh...Jandaku tersayang.

Oh...Jandaku tersayang.

Angel membuka pintu, masuk ke dalam salah satu ruangan, menutupnya rapat, dan tidak keluar untuk beberapa saat. ........................ Setelah hampir satu jam lamanya, Angel akhirnya keluar dari dalam bilik semedi dengan langkah tegas, mengenakan sweater dan kaca mata dengan lensa ungu gelap. Memasang senyum cantik untuk menyapa, atau sekedar mengangguk membalas sapaan orang lain yang ia temui.
7.312.0K viewsOngoingAdded to Library 335 Times as lampu angel eyes
Read
+Library
Menikahi Mayat Palsu CEO

Menikahi Mayat Palsu CEO

sementara dia merasa dia sedang diculik. Sam hanya membalas tatapan Angel lalu menggandengnya kembali masuk ke dalam rumah mewah tersebut. Angel memasuki rumah mewah itu dengan mata terbelalak oleh keindahan dan kemewahan di sekelilingnya. Ruang tamu yang lapang memamerkan furnitur yang elegan dan seni yang dipilih dengan cermat. Lampu gantung mewah menghiasi langit-langit, menciptakan atmosfer yang hangat dan mewah. Di sepanjang dinding, lukisan-lukisan indah dan patung-patung artistik menambah sentuhan seni pada ruangan tersebut.
1037.8K viewsCompletedAdded to Library 945 Times as lampu angel eyes
Read
+Library
Kakak Ipar, Mari Kita Bercerai!

Kakak Ipar, Mari Kita Bercerai!

memikirkan banyak hal Di kamar yang terang oleh sinar matahari sore itu, Angel menatap keluar jendela dengan pandangan kosong. Rambut panjangnya yang tergerai lembut menambah kesan murung pada wajah mungilnya. Di sudut kamar, boneka kesayangan yang biasa dia peluk setiap malam kini tergeletak tak berdaya. Air mata mulai menggenang di pelupuk matanya, namun dia menahan agar jangan sampai jatuh.
107.3K viewsCompletedAdded to Library 210 Times as lampu angel eyes
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status