Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

Tidak sengaja badannya bertabrakan dengan seorang wanita. "Astaghfirullah," ucap Yazid berbarengan dengan wanita itu. Kali ini Yazid menatap wajahnya, senyum yang mengembang di wajah wanita itu sungguh sangat manis seolah menghipnotisnya untuk membalas senyuman itu, binar matanya seolah bersinar teduh seperti sinar purnama di malam yang gulita.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai lampu angel eyes
Baca
+Pustaka
Apple of My Eye

Apple of My Eye

Alana kamu pakai kacamata hitam aja deh, jelalatan mulu. “Udah Mas. Bunga lili putih, itu aja.” Jawabanku terdengar gamang. “Yakin?” tegasnya. Aku mengangguk sambil membenarkan rambut. “Gerah ya, Mas?” sahutku sambil menambah dingin AC mobil kesayangan Mas Dru.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 606 kali sebagai lampu angel eyes
Baca
+Pustaka
My Light

My Light

Tangannya mulai mengelus lembut kepala Rafan, dan membalas pelukannya. Rafan tetap diam, semakin mempererat pelukannya dan mencoba mendapatkan ketenangannya lagi. Asya mulai membisikkan kata tenang, di telinga Rafan. Lalu menarik Rafan agar menatapnya, benar saja kembali hampa. Asya tidak suka melihat sorot mata Rafan hampa—seakan mati.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai lampu angel eyes
Baca
+Pustaka
21 Days in Sukabumi

21 Days in Sukabumi

tanyanya menatapku datar. "Kemarin malam kenapa, tuh? Kamu nggak beneran doain saya begitu, kan?" Angel menggeleng diikuti senyum kecil. Kemudian berlalu ke dalam rumah. Kenapa tidak asik sekali mimik wajahnya? Biasanya, dahi lebar itu mengerut bila terkena ledekan, alisnya menukik tajam, sorot matanya seperti hantu pada film horor. Sebelum benar-benar masuk, dia membalikan badan dan berkata, "Mau mandi, kan? Ayo, masuk!"
9.810.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai lampu angel eyes
Baca
+Pustaka
Tujuh Dosa Besar

Tujuh Dosa Besar

Kemudian sesuai dengan instruksi yang sempat ia baca, Angel langsung mengarahkan bunga tersebut ke arah Firman. Blatz. Seketika muncul sebuah kilatan cahaya yang langsung menyilaukan matanya. Kedua bola mata itu pun terpejam. Dan, sedetik kemudian, Angel merasa dirinya terhempas. Perlahan Angel membuka kedua matanya, ia pun langsung terkejut dengan apa yang ia lihat di hadapannya.
1013.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai lampu angel eyes
Baca
+Pustaka
Angel's Sign

Angel's Sign

Ia pun menggosok matanya yang berair. “Ah, syukurlah.” Erina mendekap Rio, membiarkan kepala anak itu bersandar di pundaknya. Yang lain ikut merasa lega. Si malaikat wanita tersenyum puas. Tangannya bergerak mengelus kepala anak itu. Karena wujudnya yang transparan, tangan malaikat itu malah menembus kepalanya. Tetapi, si malaikat tetap melakukannya, seolah sedang mencurahkan kasih sayang padanya.
105.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai lampu angel eyes
Baca
+Pustaka
(Bukan) Selingkuhan Biasa

(Bukan) Selingkuhan Biasa

Urat-urat di lehernya menegang. Pandangan matanya yang tajam refleks turun, menyisir setiap inci keindahan tubuh telanjang Angel yang berdiri tepat satu jengkal di hadapannya di bawah temaram lampu kamar. Sumpah demi apa pun, entah kenapa emosinya barusan mendadak luruh.
1017.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai lampu angel eyes
Baca
+Pustaka
Damian untuk Angelia

Damian untuk Angelia

Deru napasnya terdengar, bahkan Angel bisa merasakannya juga. Tap! Lampu hidup. Angel bisa melihat jelas Damian. Damian memundurkan wajahnya. Ternyata, cetekan lampu di dekat Angel sejak tadi. Astaga, sekarang dia benar-benar terjebak di kurungan Damian.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai lampu angel eyes
Baca
+Pustaka
Suamiku Sahabat Ayahku

Suamiku Sahabat Ayahku

Tepat jam 12 siang Angel mengerjapkan matanya dan perlahan membuka mata. Namun belum sepenuhnya kesadarnnya dia dapatkan bayangan malam kelam yang dia lalui bersama Dennis kembali menghantuinya. Dibanting, dicekik dan dipaksa berhubungan, tangis Angel tanpa bisa dihentikan menhalir begitu saja. Awalnya pelan, namun tangisan itu semakin mengeras saat dipelupuk matanya Dennis tampak sangat menyeramkan dan pemarah.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai lampu angel eyes
Baca
+Pustaka
The Blue Eyes

The Blue Eyes

Sinar lampu yang menembus lubang angin di bagian atas jendela membuat suasana kamar tidak terlalu gelap. Aku memiringkan badan ke kiri dan memegangi tangan Risty. Sesaat kami saling menatap, sebelum aku memajukan tubuh dan mengecup dahinya. "Perasaanku nggak enak," lirihku sembari menarik diri. "Sama. Kayak ada yang ngawasin kita dari baru nyampe sini," jawab Risty. "Iya. Entahlah ini cuma halusinasi atau bukan, tapi di pohon-pohon kayak ada sosok yang kelebatan."
95.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai lampu angel eyes
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status