ANYELIR KUNING
Barangkali, karena keram perut serta mual yang kurasakan sejak beberapa jam tadi sedikit menghambat pendengaran juga penglihatanku.
Tak terhitung sudah berapa kali aku bolak balik kamar mandi. Isya beberapa jam lalu sepiring besar sate ayam habis olehku. Namun aku yakin, detik ini tak tersisa apapun dalam sana. Mulut dan pantat sama bocornya, dua bagian tubuh itu seolah berkonspirasi menyakitiku.
Bayangkan, bibirku yang sangat fasih memaki Yusuf ini, sedari tadi bekerja keras menguras isi lambung, hingga cairan asam dan pahit saling berkejaran mengotori ubin toilet.