Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Sejati Suamiku

Cinta Sejati Suamiku

Lelaki itu masih mendekap baju tidur favorit Mbak Hanin. Tiba-tiba tenggorokanku sangat gatal. Ingin sekali batuk atau mungkin berdeham, tetapi pesan ibu mertuaku, aku tidak boleh mengeluarkan suara, cukup menaruh nampan di atas meja. Terpaksa aku menahan napas agar tidak batuk. Mata ini pun berair karena rasa gatal yang datang disaat yang tidak tepat. Benar-benar tenggorokan ini tidak bisa diajak kerjasama. Disaat genting dia gatal, padahal sejak semalam tidak ada rasa gatal tenggorokan sama sekali. Ingin sekali kusentil tenggorokan ini agar berhenti membuat kacau suasana.
1039.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as langit mulut gatal
Read
+Library
Putriku, Delia

Putriku, Delia

Gegas memuntahkan isi perut. Mulutku berlumur darah, ya, itu pasti darah. Kalau bukan, kenapa baunya seamis ini?! Perutku macam diaduk, mual luar biasa. Apalagi bau amisnya menusuk ke hidung, bahkan rasanya masih tertinggal di tenggorokan, tidak peduli seberapa banyak aku berkumur dengan air keran hingga menelannya. "Mas?! Kamu kenapa?!"
3.0K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as langit mulut gatal
Read
+Library
Ternyata Mencintai Anak Pemilik Mal

Ternyata Mencintai Anak Pemilik Mal

Mentari berpikir sambil mengunyah lagi roti yang ada di mulutnya. Hanya dua gigitan berikutnya, roti sudah ludes. Mentari meneguk air di botol minum usang yang Alman berikan sampai hampir habis. Lumayan, rasa lapar menyingkir. Tapi rasa ngilu di perut belum benar-benar hilang. Pasti asam lambung naik. Belum lagi rasa panas di badan, dan juga terasa sakit semua sekujur tubuh. Mentari memaksa diri mendekat ke pintu dan memperhatikan keluar. Langit seperti begitu dekat. Biru terang dengan awan-awan berarak. Hari cerah, panas matahari mulai terasa sedikit menyengat.
108.3K viewsCompletedAdded to Library 275 Times as langit mulut gatal
Read
+Library
Mayat-Mayat Hidup

Mayat-Mayat Hidup

Kini bercampur pula masuk ke kelenjar ludah yang keluar terus ke mulut dan tertelan ke lambung. Candra mengerutkan kening. Kali ini yang mengganggunya bukan gatal dan panas, tetapi mual. Seisi perutnya bergolak naik menuju kerongkongan. “Pak, saya mau muntah,” katanya dengan bibir gemetar. Siti yang belum tidur terpaksa membuka mata. “Kenapa?” tanyanya dengan kesal karena terganggu. “Aku mau muntah,” jawab Candra yang makin mual.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as langit mulut gatal
Read
+Library
Langit & Mega

Langit & Mega

Orang sakit dirawat oleh seseorang yang sakit, jangan harap sembuh yang ada makin sakit. Selain menyebalkan Langit itu bucin dan aku harus tahan akan kebucinannya yang terkadang membuatku mual. "Aaa ..." Langit menyodorkan sendok ke depan mulutku. "Buka mulutnya aku suapin."
108.2K viewsOngoingAdded to Library 262 Times as langit mulut gatal
Read
+Library
Ganjaran Untuk Mantan Menyebalkan

Ganjaran Untuk Mantan Menyebalkan

"No worry, Sayang. Ibu dan Mama juga ada di depan. Arya juga. Mereka khawatir." "Oh ya?" "He'em. Aku panggilkan ya?" kata Mas Yoga. Aku pun manggut-manggut saja tak ingin banyak bicara dulu. Ia gegas keluar ruangan. Ternyata asam lambungku naik lagi. Tapi, biasanya tak sampai pingsan. Dan setelah minum susu tadi, kenapa tenggorokan ini juga agak gatal? "Alhamdulillah, kamu sudah siuman."
43.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as langit mulut gatal
Read
+Library
Aku ADA

Aku ADA

Aku menutup mulutku, tanganku sampai gemetar melihatnya. Bukan nasi yang ada di piring, tapi ulat. Di area bibirku sepertinya ada sesuatu yang bergerak, apakah ulat? Apa Aku makan ulat?! Akh! Tidak! Aku berlari ke kamar mandi dan semuanya Aku muntahkan. "Aaaa!" Aku tidak bisa menahan diriku yang jijik dan takut,"uwek." Aku tidak bisa berhenti mual, karena semua ulat itu keluar. Bukan hanya ulat, bahkan darah pun. "Uwek…uwek."
102.7K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as langit mulut gatal
Read
+Library
The Tears I Shed

The Tears I Shed

Gadis langsung berlari ke toilet dan mulai muntah-muntah hebat disana. "Kamu itu kenapa toh Dis? Gastritis kamu kumat? Makanya jangan suka menunda-nunda jadwal makan dan kecapekan, Dis. Takut Gastritis kamu malah naik level jadi Peptic ulcer kan bahaya, Dis. Jangan main-main dengan urusan lambung. Jaga kesehatanmu sendiri dengan baik, Nak." Bu Sundari Sanjaya mengurut-urut tengkuk dan leher Gadis dengan lembut. Putra terlihat bergegas mengambil minyak kayu putih dikotak obat dan memberikannya pada uminya. Sepuluh menit kemudian rasa mual-mual memang sudah sedikit berkurang, tetapi justru suara cegukannyalah yang tidak bisa berhenti.
1033.5K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as langit mulut gatal
Read
+Library
Unexpected Wedding

Unexpected Wedding

“Baik, tapi tadi pagi aku sempat mual sama muntah-muntah.” “Sudah mulai muntah-muntah?” Yang Lintang tahu, Intan hanya mengalami pusing-pusing saja dan tidak sampai muntah-muntah. Intan mengangguk. “Perutku mendadak mual, terus muntah waktu lihat mas Safir, padahal kemaren-kemaren nggak papa.” Lintang tertawa geli. “Belum lahir, tapi anaknya sudah eneg lihat bapaknya.”
9.8398.5K viewsCompletedAdded to Library 10.4K Times as langit mulut gatal
Read
+Library
Jodohku Dokter Galak

Jodohku Dokter Galak

Tapi, semakin dibiarkan, kala iris mata gelapnya melihat makanan rasa mual itu kembali bergejolak menimbulkan peningkatan asam lambung hingga ke kerongkongan. Dia melepas sepatu setelah mendudukkan diri di kursi teras rumah, menggosong puncak hidungnya yang mendadak begitu sensitif. Gelombang itu datang lagi, membolak-balikkan perut Raditya seperti sedang menaiki wahana roller coaster. Raditya berpaling, menaikkan sedikit bingkai kacamatanya yang melorot kemudian berkata, "Tin ... bau apa ini?"
107.4K viewsCompletedAdded to Library 230 Times as langit mulut gatal
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status