Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sisi Liar Mas Nanang

Sisi Liar Mas Nanang

Entah mengapa, Lina membawa kotak obat dan Nanang keheranan. “Itu Adek dapet dari mana?” “Ngambil di UKM, hehe.” Lina tersenyum lalu mengobati luka Nanang. Luka dibersihkan, diobati lalu Lina mengeluarkan Handsaplast atau plester kecil bergambar bunga. Nanang terkekeh. “Harus Banget plesternya ini gambar bunga ya?” Lina manyun. “Udah nggak ada lagi, ini kan lucu banget, hehe.” Lina menempelkan plester itu di telapak tangan Nanang dengan hati-hati.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai lantai plester
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta CEO Mesum

Jerat Cinta CEO Mesum

Lalu, memanggil pelayan rumah untuk menyuruhnya mencari plester yang tidak tembus air. "Pak, tolong saya!" Gilang berteriak dari ujung tangga di lantai dua kepada pelayan yang ada di lantai satu. Pelayan laki-laki yang usianya sudah setengah abad itu segera menghampiri tuannya. "Ada yang bisa saya bantu, Tuan muda?" tanya pelayan itu dengan sopan. "Tolong carikan plester yang tidak tembus air untuk menutup perban saya. Ini tidak boleh kena air, tapi saya harus mandi."
9.3407.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.0K kali sebagai lantai plester
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Nyi Ratu
Maaf ya, tadi siang ada gangguan sinyal atau aplikasinya gitu yang gangguan, aku mau update gak bisa terus. Barusan aku mau update ternyata malah udah muncul 2 bab. Padahal waktu siang tadi gagal kirim.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Ta'aruf Tanda Cinta (INDONESIA)

Ta'aruf Tanda Cinta (INDONESIA)

Dia seorang perawat, tidak mungkin salah memberikan pertolongan. Detik berikutnya, wanita berwajah bulat itu membuka tas miliknya dan mengeluarkan sesuatu dari dalam sana. "Mel," panggil Wibi lagi. "Diem dulu, Mas. Bentar." Amel lagi-lagi mengabaikan panggilan Wibi. Dia menempelkan kompres penurun panas berupa plester di kening suaminya. Dibandingkan menggunakan kain yang dibasahi dengan air, plester ini lebih praktis. Selain itu, efektif bekerja selama 8 jam sampai Si Pasien sembuh dan demamnya reda.
9.910.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai lantai plester
Baca
+Pustaka
Sebatas Istri Di Atas Kertas

Sebatas Istri Di Atas Kertas

Melangkah menuju kotak P3K di sisi lain dinding dapur. Perempuan itu kemudian berjinjit untuk mengaduk isi kotak kayu berwarna putih yang terbuka di hadapannya. Berharap menemukan plester untuk menutupi luka di ujung jari yang kini mulai terasa perih. Namun, tak ia temukan benda tersebut di sana. "Oke, baiklah. Plesternya habis. Mungkin aku harus lari sebentar buat beli di minimarket depan–"
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 344 kali sebagai lantai plester
Baca
+Pustaka
Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Dokter Ajaib Dari Dunia Paralel

Bahan katun yang halus dan sejuk terasa nyaman di kulit. Name tag plastik bertuliskan "Dr. Peter Davis - Konsultan Pengobatan Tradisional" terpasang rapi di dada kiri dengan huruf Arial bold yang mudah dibaca. Ia berjalan memasuki lobi yang luas dan dingin karena pendingin udara yang disetel pada suhu optimal untuk kenyamanan pasien. Lantai marmer putih dengan urat abu-abu mengkilap di bawah lampu LED panel yang tertanam di plafon tinggi.
1046.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai lantai plester
Baca
+Pustaka
Penguasa Fisik Tanpa Batas

Penguasa Fisik Tanpa Batas

ucap Xue Feng, menggaruk dagunya. Tanpa menunggu lama, Ling Qi mengeluarkan lantai kayu merah yang terlihat kokoh. Dia mengeluarkan bagian-bagian lantai tersebut satu per satu, yang setiap bagian memiliki panjang sekitar 100 meter, dan setiap 100 meter bagian lantai dapat terhubung satu sama lain untuk membentuk platform yang luas. Mereka bekerja sama untuk melakukan hal tersebut. Ling Qi menghubungkan bagian-bagian lantai, sementara Xue Feng memasang formasi gravitasi yang membuat lantai-lantai terhubung itu melayang dengan kokoh.
1093.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai lantai plester
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
ijin promo ya Thor ... S2 Legenda Pedang Naga Emas sudah rilis dengan judul Dewa Immortal Naga Emas. Baca juga Pendekar Kitab Iblis yang akan Tamat dalam waktu dekat. Siapa bilang villain tidak bisa jadi MC? Sukses selalu ya...
Pok Jang
Bab 279 masih menunggu penerbit untuk lulus modifikasi. Apakah mereka cuti hari ini? Harap sabar ya.. Mungkin bab 280 dan 281 harus menunggu bab 279 selesai direview oleh penerbit agar bisa lulus modifikasi. TQ.
Baca Semua Ulasan
LEAK

LEAK

Ia segera membebat jari tersebut dengan tisu yang ada di atas meja dapur. “Duduk sini dulu! Jangan ke mana-mana! Mbok mau ambil plester luka.” “Biar saya yang temani Mbok Suri, Mbok Ning,” ujar Mak Nah segera menemani Wayan Suri. Sementara Ningsih pergi mengambil plester di kotak obat, Lek Dirman dan para pria yang lain segera berjaga di sekitar retakan tanah. Mereka merasa heran melihat fenomena aneh tersebut.
9.916.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 605 kali sebagai lantai plester
Baca
+Pustaka
ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA

ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA

Aku yakin, ini adalah kali pertama dia menginjakkan kaki di rumah bak istana ini. “Tak perlu membuka alas kaki seperti di rumah kita, di sini tak masalah. Setiap jam, ada ART khusus yang membersihkan lantai ini. Tak perlu sungkan!” seruku bangga ketika menginjakkan kaki ke dalam rumah. Lantai mengkilat itu terbuat dari travertine yang memiliki guratan rumit, bercorak coklat terang membuat rumah ini semakin elegan.
10273.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai lantai plester
Baca
+Pustaka
Buncitnya Jenazah Kakakku

Buncitnya Jenazah Kakakku

Selang beberapa menit, Kesya juga ikutan melangkahkan kaki menuju ke lantai atas dengan membawa beberapa taplak meja. Aku kembali melanjutkan pekerjaan, mengepel sampai mengkilap lantai hiburan. Di sini beberapa lampu laser dinyalakan, tetapi sinarnya begitu redup. Bagus. Setidaknya itu membuat mataku aman dari sinarnya yang menyilaukan. ****
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai lantai plester
Baca
+Pustaka
SUAMIKU DI RANJANG SANG NYONYA

SUAMIKU DI RANJANG SANG NYONYA

Tidak menyangka bahwa permintaan Damar seperti itu. "Uhm, kalau kamu masih marah dengan perbuatanku yang dulu, aku minta maaf sebesar-besarnya dan kamu tidak usah meluluskan permintaanku," sahut Damar cepat. "Nggak apa-apa, Mas. Aku mau kok. Mampir dulu ke apotik dulu ya. Sepertinya stok plester dan betadine di kotak P3K kost ku habis," jawab Mutia dan langsung diiiyakan oleh Damar. Damar bersorak dalam hati dan menduga bahwa rencana nya untuk mendekati Mutia telah berhasil.
824.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 590 kali sebagai lantai plester
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status