تصفية بواسطة
تحديث الحالة
الجميعمستمرمكتمل
فرز
الجميعشائعتوصيةمعدلاتتحديث
Hayu

Hayu

ujar Hayu melirik Candra. Candra yang tahu jika Hayu sedang meliriknya berpura-pura tidak tahu, dia fokus dengan dua obrolan , telinga kirinya fokus pada obrolan Sean, sedangkan yang satu fokus dengan obrolan Hayu dan Dina. Candra juga ingin tahu banyak hal yang terjadi dengan Hayu dan keluarga Adibrata. “Yu, itu bukannya Bisma dengan pemilik skincare itu,” kata Dina menunjuk dengan kepalanya. Hayu tak menoleh sedikit pun, dia malas, Hayu asyik meminum sup rumput lautnya.”
105.0K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 199 مرة ضمن lara mushoku tensei
قراءة
+مكتبة
Luka Hati Larissa

Luka Hati Larissa

Ia berhak bahagia meski tanpa Arjuna, dan ia yakin pasti bisa selama ada Alkana dan sang Mama di sisinya. Ia ingin menyudahi dendam yang selama ini memenuhi hatinya. Larissa ingin berdamai dengan keadaan karena toh, Wanda sudah mendekam di penjara sebagai balasan dari apa yang telah wanita itu perbuat. "Sudah siap?" Kemunculan Arjuna di kamar mereka membuyarkan lamunan Larissa. Tersenyum, wanita yang hari ini memakai celana jeans dan kemeja agak longgar itu mengangguk.
1029.6K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 827 مرة ضمن lara mushoku tensei
عرض التقييمات (14)
قراءة
+مكتبة
Jefri Saad
7 karya Thor sudah saya baca, best deh buat thor, cerita pake hati, Maa Syaa Allah. berharap ada satu kisah thor yg mempertemukan antara Pemeran Cerita di karya² nya, Arjuna Larissa, Ibra Farhana, Adam Hanin, Attar Nada semua ngumpul dalam satu novel indah . . gk kebayang serunya thor. .
Meilia
ini cerbung karya author pertama yg q baca, suka banged , fokus sama 2 karakter utama , alurnya sat set gak bertele tele,,, siap siap baca karya2 mu yg berikutnya kak, SMG g kalah greget sama yg ini...smangat yaa...
قراءة كل التقييمات
Shushu Dikejar Deadline

Shushu Dikejar Deadline

tanya Yuyu dengan mata yang merah, seperti habis menangis. “Kau nangis?” tanya Shushu sembari mengusap mata yang lembab itu. Namun Yuyu menjerit kaget saat mendapatkan sentuhan es batu dari Shushu. Ya, tangan wanita itu dingin sekali.
102.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 96 مرة ضمن lara mushoku tensei
قراءة
+مكتبة
Nafkah yang Keliru

Nafkah yang Keliru

[Hallo Ra, tumben nelepon? Saat itu bukannya menjawab sapaanku, Lara malah terdiam cukup lama. Matanya malah tampak menelusuri wajahku, ah untung saja aku sudah menyiapkan semuanya dengan matang. Selesai menghubungi Musa aku langsung memakaikan concelear dan membersihkan luka di sudut bibir, sehingga di kamera tentu tidak akan terlihat jelas. [Kamu kangen sama Akang apa bagaimana sih? Kok dari tadi diem aja?]
1084.3K وجهات النظرمكتملأُضيف إلى المكتبة 3.0K مرة ضمن lara mushoku tensei
قراءة
+مكتبة
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Lara masih dengan tawanya yang berderai-derai. “Ya, tahu lah.” Jawab Mas Gala. “Mas bisa baca isi kepala Lara.” Lanjutnya. “Apa?” Tanya Lara. “Ada tengkorang, ada otak, ada otot ada saluran yang dialiri darah.” Lara semakin tergelak mendengar jawaban konyol yang sebenarnya sama sekali tidak lucu itu. Mas Gala hanya dapat tersenyum memandanginya dari layar ponsel, sambil memikirkan bagaimana bisa Tuhan menciptakan perempuan secantik itu, terlebih bagaimana bisa Tuhan membuat perempuan secantik Lara mau menjadi kekasihnya bahkan sebelum mereka bertemu.
3.4K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 82 مرة ضمن lara mushoku tensei
قراءة
+مكتبة
Hasrat Terlarang Sang Ipar

Hasrat Terlarang Sang Ipar

Mas Dika juga tidak memikirkanku yang ada di dekatnya. "Eeuuhhh Massss... Enaaakk Mass! Lebih kuat Mas! Lebih dalam! Yang enak Mas!" Ucap mbak Lara sambil ngos - ngosan. Aku yang lama - kelamaan mendengar setiap rintihan dan erangan mbak Lara yang terus digenjot mas Dika. Pikiranku menjadi melayang dan mengingat kembali saat Mas Dika menusuk ku dengan senjata yang mirip cendawan raksasa itu. Dinding - dinding lubang kewanitaanku terasa digesek oleh kepala senjata Mas Dika yang besar itu. Seluruh saraf - saraf yang ada didalam lubang kewanitaanku seakan langsung merespon ke otakku. Dan otakku menyampaikan ke seluruh tubuhku, sehingga seluruh tubuhku seakan menegang karena menikmati setiap sod
1095.9K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 3.2K مرة ضمن lara mushoku tensei
قراءة
+مكتبة
I'm Sorry Laras

I'm Sorry Laras

Emas-emas yang melingkar di leher dan tangannya berkilauan di bawah cahaya lampu ruang tamu yang redup, menambah kesan angkuh pada penampilannya. Laras memandang Surti dengan mata penuh ketidakpercayaan, wajahnya yang pucat kini memerah karena campuran antara kesedihan dan kemarahan. “Bukankah utang-utang saya sudah lunas minggu lalu saat saya melunasinya?” ucap Laras, suaranya bergetar penuh kebingungan, tangannya masih mencoba menahan lengan Joko, pria bertato yang berusaha mengangkat TV kecil itu dari meja kayu tua.
1.7K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 51 مرة ضمن lara mushoku tensei
قراءة
+مكتبة
Mate

Mate

Mas Wira menatapku yang sedang mendongak. “Teduh?” tanya Mas Wira masih menatapku. Aku mengangguk. Jelas saja teduh. Postur tubuh Mas Wira yang tinggi dan berukuran lebih dari dua kali lipat dariku tentu saja melindungi tubuh mungilku dari pantulan sinar matahari. Cekrek! Hafiz memotret kami berdua yang masih saling menatap satu sama lain. “Memang kita nggak perlu mengeluh atas fisik kita, karena percayalah akan ada yang sangat berterima kasih atas lahirnya kita seperti ini.”
الفصول الرائجة
103.8K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 149 مرة ضمن lara mushoku tensei
قراءة
+مكتبة
RD. SEIYA SEKATA

RD. SEIYA SEKATA

“Ya kamu lah, kan yang namanya Seiya Sekata cuma kamu di kantor ini.” “Namaku RD. Seiya Sekata bukan RM Saiyo Sakato, ingat itu,” Rade mengacungkan telunjuk kepada Aden. “Iya, punya nama kok mirip rumah makan Padang,” Aden mengolok. “Kalau kamu gak tau apa-apa tentang orang lain, jangan sok tau.” “Eh, Nona rumah makan, aku tau tipe cewek seperti apa kamu.” “Maksudnya?”
2.3K وجهات النظرمستمرأُضيف إلى المكتبة 48 مرة ضمن lara mushoku tensei
قراءة
+مكتبة
السابق
12345
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status