Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

Avram terdiam mencoba memahami situasi yang tengah ia rasakan. Ia mengerjap ketika melihat pergerakan Reegan yang mengibaskan jubah belakangnya sembari berdiri. Avram mendongak, menatap ayah dari matenya itu. "Baiklah hanya itu saja yang ingin kuucapkan padamu. Sampai jumpa lagi di lain waktu, Avram," ucapnya lalu tubuh laki-laki itu meledak menjadi kepulan asap hitam sebelum akhirnya menghilang.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai last time artinya
Baca
+Pustaka
Kehamilan yang Kusembunyikan

Kehamilan yang Kusembunyikan

"Apa yang perlu dibicarakan sudah dibicarakan, nggak ada artinya untuk melanjutkan." "Meskipun nggak ada artinya, aku masih ingin mengatakannya. Lagi pula, ini adalah malam terakhir .... Nggak, ini adalah sedikit waktu terakhir sebelum pengacaramu tiba."
9.7459.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.9K kali sebagai last time artinya
Tampilkan Ulasan (79)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
suka membaca
ini novel paling aneh yg gue baca. udh alur cerita tengah2 novel jd aneh banget, udh gitu tamat nya jg gak jelas ngatung bgt, rizky gak tau balik ato gak sm si alya. aneh bgt. gak recommended untuk di baca. tiba2 tamat.
Baca Semua Ulasan
Menjelang Pernikahan

Menjelang Pernikahan

cicit Bahtiar, berharap Arisa tertarik untuk mendengar ceritanya lebih lama. “Iya, aku tahu. Tapi, itu gak penting buatku. Ini barang terakhir yang ada padaku. Kuharap, gak ada lagi yang tertinggal. Aku gak mau ada jejak apapun dari hubungan kita di masa lalu. Aku gak mau nantinya jadi masalah di masa mendatang. Baik untuk kamu, ataupun untukku.”
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 378 kali sebagai last time artinya
Baca
+Pustaka
Pembantu Kaya Tuan Tampan

Pembantu Kaya Tuan Tampan

Ingin rasanya menghampirinya dan mematahkan tangan Alan yang menggandeng Lala. “Sabar sayang, acara selesai pukul 21.00, nanti langsung pulang deh,”ucap Sabila menangkan. Glenn mengangguk. Dirinya tidak bisa pergi begitu saja dari Sabila. *** BERSAMBUNG
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai last time artinya
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Ayah Firza
Akhirnya nyasar ke tempat ini,,, Kisah yg sungguh mengobrak ngabrikan hati, meluluhlantahkan perasaan.... Sungguh sampai terhanyut ke dalam kisahnya, melupakan dunia nyata walaupun hanya hitungan hari... Ada senyum yg tersinggung dan air mata yg mengalir dengan sendirinya karena ternyahut di dlmnya.
Nuzulia Dilla
Suka banget sama novelnya. Lala yang mengira kl ayahnya yang kirim uang. Ternyata itu uang nyasar dari Gleen. Parahnya si Gleen pikir kl Lala gadis miskin. Padahal kan anak orang kaya. Belum tau aja sekaya apa si Lala ini. Ati2 ntar kamu bucin Gleen.... Lala tolong jangan gampang goyah sama Gleen...
Baca Semua Ulasan
NIGHTMARE

NIGHTMARE

"Stupid!..." — Sekitar satu jam berkendara akhirnya mereka sampai di depan Art Gallery dengan selamat. Jam menunjukan angka dua siang jadi masih ada waktu sekitar lima jam lagi untuk menyiapkan segala persiapan pameran. Sebelum turun dari mobil, Irene kembali melihat ke arah pemuda Smith itu. "Thanks Sir, sudah mau menolongku." Tetapi kembali lagi Reviline enggan melihat ke arah gadis itu. "Anggap saja hutangku waktu itu lunas."
9.92.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai last time artinya
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang Juragan

Jerat Cinta Sang Juragan

suara Rara terdengar, Lastri menoleh pada jam dinding yang tertempel di tembok, jam sepuluh kurang. "Wa'alaikumussalam, sebentar!" sahut Lastri memberi jawaban. "Ra, Ali ...," sapa Lastri begitu pintu terbuka dan menampakkan dua orang yang tengah ditunggunya. "Udah tidur ya, Bu? Maaf, jadi merepotkan," kata Rara salah tingkah, melirik pada suaminya yang mengulum senyum. "Belum, masih nonton TV, tapi malah ketiduran. Ada film bagus, jadi pengen nonton," ujar Lastri lalu berbalik, membiarkan Rara dan Lee masuk.
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 721 kali sebagai last time artinya
Baca
+Pustaka
Rahasia Cincin Emas di Jari Manis Suamiku

Rahasia Cincin Emas di Jari Manis Suamiku

Arif lantas menatap Fatma, "Fatma, kamu kerjanya yang bener ya. Mbak Lastri ini emang enak diajak guyon tapi ada kalanya dia juga galak seperti maung. Pinter-pinter aja deh kamu jaga perasaan dia. Ya udah ya, aku tinggal dulu. Ntar sore kalo aku pulang, aku jengukin kamu di sini ya." "Duh... Duh, kayak manten baru aja nih." Mbak Lastri menggoda, menoel-noel tangan Arif dengan gemas. "Ish... Mbak Lastri, diam ya." Arif pura-pura kesal, ia tersenyum malu sesudahnya. "Assalamualaikum, aku kerja dulu ya. Mbak Lastri, aku berangkat dulu. Titip Fatma ya." "Wa'alaikum salam, iya-iya. Jangan khawatir," jawab Mbak Lastri setelah Arif berbalik badan lalu meninggalkan toko alat tulisnya.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai last time artinya
Baca
+Pustaka
Godaan Tuan Majikan

Godaan Tuan Majikan

"Awalnya kupikir ini hanya tentang hasrat yang butuh disalurkan, tapi ternyata tidak. Meski hasrat itu sudah tertuntaskan, tapi aku tak bisa berhenti memikirkanmu, Lastri. Aku merasa ingin berada terus di dekatmu. Ingin melihatmu setiap hari walau hanya sesaat saja. Dan kamu pasti tahu apa itu artinya, 'kan?" Lastri kembali menggeleng cepat. "Tidak, Tuan. Saya tidak tahu apa-apa dan tidak mau mengartikan apa-apa. Yang saya tahu kita harus menahannya. Jangan memupuk perasaan yang salah." Jawaban Lastri seolah tak ada artinya apa-apa bagi Ardan. Ia terus melangkah pelan, mengikis jarak sampai Lastri tak bisa mundur lagi. Langkahnya tertahan oleh sofa di belakangnya. Membuat Ardan dengan cepat
963 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai last time artinya
Baca
+Pustaka
Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

Ratu Iblis Dan Suami Berdarah Dingin

“Kami adalah dia yang ditinggalkan. Tapi kami juga adalah dia yang kembali.” “Gerbang tidak pernah hanya satu.” Arga membeku. “Tunggu... kau bilang Gerbang Keempat adalah yang terakhir.” “Gerbang Keempat adalah terakhir yang dikenali.” “Tapi bukan yang terakhir yang ada.” Di kejauhan, dalam langit yang masih retak, muncul semburat warna lain hijau tua, seperti lumut basah, seperti serpihan dari dunia yang tidak pernah dibicarakan.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai last time artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status