Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

— Setelah beberapa waktu, Rafa berkata pelan, “Aku dulu takut kalau semua jadi tenang.” Anggi menoleh. “Kenapa?” “Karena aku pikir itu berarti aku nggak dibutuhin lagi.” Rendra tersenyum kecil. “Sekarang?” Rafa menatap papan. “Sekarang… aku ngerti kalau tenang itu bukan berarti hilang. Tapi berarti… semuanya lagi di tempatnya.” Anggi mengangguk. “Itu pemahaman yang besar.”
1.9K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as laut tenang
Read
+Library
Terjerat Pesona Sahabat Suamiku

Terjerat Pesona Sahabat Suamiku

bisik Max, suaranya kini tenang, lembut, dan penuh rasa memiliki. “Selamat pagi, Suamiku,” balas Laura, memejamkan mata, menikmati kehangatan dan rasa aman yang diberikan Max. “Aku tidak tahu apakah aku bermimpi. Semuanya terasa terlalu damai setelah aku membuka kedua mata di pagi hari.”
105.8K viewsCompletedAdded to Library 207 Times as laut tenang
Read
+Library
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Draven melihat semua ini dan akhirnya mengembuskan napas perlahan: "Ketertiban... memang merupakan kemewahan termahal bagi umat manusia." Kendaraan tidak berhenti; ia berbelok di lereng landai, dan tepi area pemukiman dengan cepat tertinggal di belakang. Sesaat kemudian, pandangan tiba-tiba terbuka, dan ketenangan hancur seketika. Suara menderu menekan dari segala arah, seperti gumpalan awan guntur gelap yang bergulir di atas tanah.
9.78.3K viewsCompletedAdded to Library 190 Times as laut tenang
Read
+Library
Digerebek Saat Lagi Mendesah

Digerebek Saat Lagi Mendesah

Emosi. "Tolong, harap tenang! Biar acara sidang ini berjalan dengan lancar!" ucap Pak RT dengan tegas. Tapi karena saking banyaknya orang yang memanas, keadaan juga tak kunjung tenang. Yang ada malah semakin riuh. "Woi tenang! Tenang! Kita percayakan saja sama Pak Luqman!" teriak salah satu warga. "Iya woi! Tenang! Jangan berisik!"
1042.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as laut tenang
Read
+Library
Dikhianati Suami, Dinikahi Mantan Pacar Tajir

Dikhianati Suami, Dinikahi Mantan Pacar Tajir

"Aku cuma pengen kita tenang, Mas. Aku capek hidup di antara bisik-bisik orang." Bayu menghela napas, lalu menatap wajah Lila yang murung. "Tenang itu bukan berarti sepi dari omongan, tapi kuat meski tetap terdengar." "Mas selalu bisa ngomong tenang kayak gitu, ya." Bayu terkekeh pelan. "Kalau aku ikut marah, siapa yang nenangin kamu?" Lila tertawa kecil, suaranya pelan tapi hangat. "Iya juga, sih."
3.3K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as laut tenang
Read
+Library
Suami Idaman

Suami Idaman

Yang tersisa hanya satu hal: tenang. Ia menatap Elvano yang masih tidur di sampingnya—damai, seperti bayi yang tak pernah mengenal masalah. Nafasnya teratur, wajahnya begitu damai. Aya tersenyum pelan, lalu mengulurkan tangan, menyentuh pelipis suaminya, membelai dengan ujung jari. “Mas…” bisiknya lirih, “Maaf ya, aku sering nyakitin Mas…”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as laut tenang
Read
+Library
Indra, Reinkarnasi Para Dewa

Indra, Reinkarnasi Para Dewa

Rai juga sepertinya tidak tahu, dia mengangkat bahu ketika aku meliriknya. "Itu teknik yang biasa digunakan oleh ras kamu, Indra. Quite, artinya tenang. Ketika kamu sedang tenang, nyaman dan damai dengan kondisimu. Telinga kamu dapat mendengar suara dari gerakan lawanmu, sehingga gerakan itu seakan melambat." Same menjelaskan.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as laut tenang
Read
+Library
Jerat Obsesi Masa Laluku.

Jerat Obsesi Masa Laluku.

Tidak ada janji besar, tidak ada rencana rumit. Hanya kami. Dan rumah yang akhirnya kembali utuh. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, aku tidak gelisah. Aku tenang. Dan kali ini, aku tahu— ketenangan ini akan tinggal lebih lama. --- 🌿 **TAMAT** 🌿
101.7K viewsCompletedAdded to Library 52 Times as laut tenang
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

“Bara, lihat itu.” Di tengah plaza luar stasiun berdiri patung raksasa berbentuk dua tangan terbuka, menyangga bola cahaya. Di dasar patung, terukir tulisan besar: “KETENANGAN ADALAH KEWAJIBAN.” Gerry mendecak. “Kalimat itu kedengarannya akrab.” Bara menatap tulisan itu dengan pandangan tenang. “Karena bagi mereka, ketenangan adalah alat. Bagi kita, ketenangan adalah pilihan.”
1.4K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as laut tenang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status