TETANGGA BARU
Kuremas-remas perut dengan kedua tangan.
"Awhhh, sakit. Perutku sakit …." rintihku sambil memegangi perut.
"Han, tolong kamu tenangkan diri kamu. Tolong kontrol emosi kamu. Ada hal yang harus aku beritahukan," ucap Fano sembari membantuku kembali berbaring.
"Dengarkan aku, tarik napas dan keluarkan perlahan. Rileks, Han! Tenangkan diri kamu. Ayok! Biar perut kamu nggak begitu sakit," titahnya yang mau tak mau aku pun turuti.