Ada satu momen ketika sedang menonton dokumenter budaya Indonesia, aku terpesona oleh keindahan tari Kancet Ledo. Ternyata, tarian ini juga dikenal dengan nama 'Tari Gong' karena penarinya sering menari di atas gong. Gerakannya yang anggun dengan properti bulu burung enggang dan kostum tradisional Dayak bikin aku langsung jatuh cinta. Konon, tarian ini dulunya dipentaskan untuk menyambut tamu agung atau upacara adat.
Yang bikin semakin menarik, gerakan tari ini penuh makna filosofis. Setiap lenggokan tubuh dan hentakan kaki di atas gong seolah bercerita tentang keseimbangan hidup manusia dengan alam. Aku suka bagaimana budaya lokal seperti ini bisa menyimpan begitu banyak cerita dalam setiap detilnya.