Sadena
"Gue pake gelang hitem. Dena nggak."
Selin manggut.
"Ngapain ke sini?" Sadena yang sedari tadi diam mulai menunjukkan kerisihannya akan kehadiran Sadava.
"Yee abang mah jutek mulu. Gue manusia, jadi gue bisa mengalami yang namanya rasa, kangen." Sadava mengutip kata 'kangen' dengan jarinya. "Emang nggak boleh kangen sama abang sendiri? Ya kali ada peraturannya. Di sekolah, saudara kembar dilarang saling bertemu apalagi mengobrol. Nggak ada, 'kan?"
Hot Chapters