Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

"Kemana bayiku!" Indah terhenyak saat ia mendapati perutnya yang sudah cukup membesar tiba-tiba mengempis. "Mas, bangun!" Indah yang menangis membangunkan lelaki yang tidur bersamanya. "Ada apa, Dek!" ucap Prapto mengusap lembut matanya yang masih mengantuk. "Bayiku hilang, Mas!" Indah menangis dengan tubuh bergetar dan wajah pucat. "Astaghfirullahaladzim!" Prapto melonjak hampir jatuh dari atas ranjang saat melihat Indah berubah menjadi seperti orang yang kesetanan. "Berikan bayi itu untukku!" ucap Indah dengan suara aneh, tubuhnya melayang di atas ranjang dengan tangan yang siap untuk mencekik leher Prapto. Cover by pixel Credits by Canva
1025.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 594 kali sebagai leher seperti tercekik
Baca
+Pustaka
Kekuasaan (Ascendant)

Kekuasaan (Ascendant)

Ruby
Aku mengutuk tempat ini penuh dengan malapetaka. Tanah akan basah dengan darah. Sungai akan penuh warna merah. Udara akan berbau bangkai. Jeritan para pengkhianat akan terdengar. Kau akan memilih membunuh dirimu sendiri daripada tercekik dengan ketakutan. Hingga garis keturunanku mengambil haknya, kau akan terus takut dengan takdir. NOTE! Cover by Pinterest Edit by Canva
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai leher seperti tercekik
Baca
+Pustaka
Panggil Aku ALUNA

Panggil Aku ALUNA

M.Y. Daechwita
Terlihat seorang pria dengan rahang yang tegas tengah duduk santai sambil membaca koran, tiba-tiba... "Plak!" satu tamparan keras berhasil mendarat di pipinya. Namun, dirinya tetap tenang dan fokus melihat ke depan sambil membenahi kemejanya. "Kau bahkan tak pantas di sebut sebagai seorang ayah!" teriak orang yang menamparnya tadi. Seketika pria itu mengerutkan dahinya "Apa yang kau maksud?" "Jangan pura-pura tidak tau!" tangannya mencekik leher pria itu. "Padahal kau sudah tau konsekuensi nya jika bertindak seperti ini padaku. Ck! Dasar gadis yang bodoh!" umpatan itu sukses membuat cengkraman di lehernya semakin kuat. "Jangan pernah panggil aku dengan sebutan itu! Aku punya nama! Pa
108.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai leher seperti tercekik
Baca
+Pustaka
Bidak Catur Sang Adik

Bidak Catur Sang Adik

Di dalam apartemen yang sedang mati lampu, pacarku, si Jason berlutut di depanku. Tangannya yang biasanya selalu kasar itu, saat ini malah bergerak perlahan, seolah membawa kobaran api yang menjalar perlahan-lahan ke tubuhku. Di bawah belaiannya, tubuhku bergetar perlahan-lahan dan tanpa sadar mengeluarkan isakan pelan yang terdengar memohon. Hingga saat gairah itu hampir mencapai puncaknya, dalam kondisi setengah sadar, aku mengangkat kedua lenganku. Aku memeluk erat leher pria itu. Namun, jariku tak sengaja menyentuh sebuah tahi lalat kecil yang agak menonjol di bahunya. Seketika, seluruh tubuhku membeku, rasanya seperti disiram seember air es. Tidak ada tahi lalat itu di bahu Jason! Seola
482 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai leher seperti tercekik
Baca
+Pustaka
Dapatkan Mansion di Awal

Dapatkan Mansion di Awal

Chu Nan, yang merasa tercekik oleh tekanan hidup di kota, secara tak terduga mendapatkan Sistem Check-In Tingkat Dewa. “Setiap bangun pagi, hal pertama yang aku lakukan adalah check-in dan langsung dapat satu miliar!” Ding! "Check-in berhasil, selamat! Anda mendapatkan satu miliar!" Ding! "Check-in berhasil, selamat! Anda mendapatkan vila di puncak bukit!" Ding! "Check-in berhasil, selamat! Anda mendapatkan Lamborghini Veneno!" Sejak saat itu, dengan bantuan sistem, Chu Nan terus melangkah semakin jauh di jalan kesuksesan melalui check-in. “Aku sudah tidak mau berpura-pura lagi! Baiklah, aku akui! Sebenarnya aku ini orang kaya!”
1013.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 428 kali sebagai leher seperti tercekik
Baca
+Pustaka
Pria Bayaranku Ternyata Penguasa No. 1

Pria Bayaranku Ternyata Penguasa No. 1

Diadopsi. Dijodohkan. Dipaksa menikahi pria yang mencintai wanita lain. Avenna tak menangis. Tak mengamuk. Dia hanya tersenyum dan menjalani peran sebagai Nyonya Hazelton yang anggun, tak tersentuh, seolah kebal pada luka. Hingga malam itu datang. Malam di mana seorang pria bayaran bertopeng merenggut kendalinya. Membisikkan dosa di balik ciuman, menyulut bara dalam tiap sentuhan, dan menyeretnya ke dunia yang tak pernah ia kenal, penuh napas panas, erangan tertahan, dan bisikan yang merusak logika. "Kau yakin… ingin lepas dariku?" Suara baritonnya merayap di telinga Avenna, menelusup ke tulang belakangnya seperti racun manis yang mematikan. "Yah, yah, aku rasa begitu."
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai leher seperti tercekik
Baca
+Pustaka
Akhir dari Sepuluh Tahun Pernikahan

Akhir dari Sepuluh Tahun Pernikahan

Di hari putraku mengikuti kompetisi piano, aku mengalami kecelakaan mobil dalam perjalanan menuju tempat acara. Aku tidak repot-repot menangani lukaku. Aku berjalan tertatih-tatih dan berhasil tiba tepat di acara pemberian penghargaan. Putraku memenangkan medali emas dan dengan antusias berlari ke arahku. Aku tersenyum dan menundukkan kepalaku, tetapi dia malah berbalik dan menggantungkan medali emas di leher cinta pertama suamiku. Bahkan, suami yang kucintai selama sepuluh tahun itu memasang ekspresi tidak senang. "Lihat apa yang kamu kenakan! Penampilanmu kotor banget. Seperti pengemis!" "Jangan datang ke pesta perayaan anak kita malam ini. Jangan buat dia malu!" Aku tidak menanggapinya da
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai leher seperti tercekik
Baca
+Pustaka
Keputusan yang Berbeda, Takdir yang Tak Sama

Keputusan yang Berbeda, Takdir yang Tak Sama

Aku menatap kontrak pernikahan Keluarga Varsali yang didorong ayahku ke seberang meja. Tanpa ragu, kutulis nama saudari tiriku, Dina, lalu kusodorkan kembali. Ayahku terdiam membeku. Kemudian, matanya menyala dengan antusiasme konyol, seolah-olah baru saja memenangkan lotre. "Kenapa kamu kamu mau memberikan kesempatan sesempurna ini pada adikmu?" Di kehidupan sebelumnya, pernikahanku adalah bahan tertawaan semua orang di sekitarku. Aku si penyihir kecil liar berambut merah yang berani masuk ke dunia Cassius Varsali, pewaris sekaligus pemimpin Keluarga Kriminal Varsali. Aku tak pernah sempurna, apalagi patuh. Dia menyukai gaun bak dewi, aku memakai rok mini dan menari di atas meja. Dia menunt
17.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 527 kali sebagai leher seperti tercekik
Baca
+Pustaka
Mati Kembar

Mati Kembar

Kalara Marvela
Dunia Adinda hancur berkeping-keping saat menemukan putri kembarnya terbujur kaku bersimbah darah. Tanpa tangan dan leher yang nyaris putus dengan mengalirkan darah segar yang siapa saja melihatnya bisa mengancam nyawa sama sepertinya. Tanpa tahu siapa pelakunya dan apa alasan ia melakukan perbuatas sadis itu. Apa yang akan dilakukan Adinda demi mengungkap pembunuhan? Baca sekarang dan ikutlah menyelami dunia kegelapan bersama Adinda.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai leher seperti tercekik
Baca
+Pustaka
Salah Kenal di Rumah Hantu

Salah Kenal di Rumah Hantu

“Lia … kamu juga mulai bersemangat, ya?” Saat pergi ke rumah hantu bersama sahabatku dan pacarnya, pacarnya salah mengira diriku sebagai sahabatku, lalu menempel dari belakang. Dalam kegelapan total, tangan pria yang besar dan hangat itu menyusup dari tepi rokku dan perlahan bergerak ke atas. Napasnya di lekuk leher dan telingaku terasa panas. Dan yang paling memalukan, tubuhku justru merespons sentuhannya.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai leher seperti tercekik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status