Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LEAK

LEAK

Melepaskan penat dan lelah setelah berjibaku menjalankan roda kehidupan. Di sebuah kamar yang berada di lantai dua. Terlihat sekelebat bayangan masuk melalui celah jendela yang tertutup rapat. Bergerak sangat cepat menuju ranjang yang berada di tengah-tengah ruangan. "Tidurlah kau dengan lelap sampai mati," ucap bayangan itu yang telah berubah bentuk menjadi sesosok makhluk mistis. Lalu dengan gerakan yang cepat, ia menancapkan kukunya yang tajam pada sosok yang berada di balik selimut. "Mati kau!" teriaknya dengan puas sambil tertawa.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai lemari hollow
Baca
+Pustaka
Pendekar Semesta Kapten Andromeda

Pendekar Semesta Kapten Andromeda

Berharap penglihatannya tidak seperti yang ia saksikan. “Mandala Ayu. Apa menurutmu kita sudah berada di koordinat yang tepat?” ucap Jenny kebingungan mengotak-atik layar komputer. “Letnan Jenn. Kau tidak salah. Itu...,” Dengan mata yang sudah basah, Mandala Ayu menutup mulutnya, “Itu..., Planet Lemurian.” Dengan tatapan nanar dan kebingungan, Jenny segera menghubungi Andromeda, “Kapten, kalian harus melihat ini. Aku akan membuka dek untuk kalian.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai lemari hollow
Baca
+Pustaka
Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Lyra memegang bahu Kael, mencoba menyalurkan energi memori untuk menstabilkan retakan itu. "Aku masih bisa bertahan," jawab Kael, meski keringat dingin mulai membasahi dahinya. "Sedikit lagi. Jantung Asal sudah dekat. Aku bisa merasakannya berdenyut di bawah lapisan kehampaan ini." Mereka sampai di sebuah lembah yang tidak memiliki warna. Semuanya putih pucat, sebuah kekosongan murni yang belum pernah tersentuh oleh naskah takdir mana pun.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai lemari hollow
Baca
+Pustaka
Penguasa Dewa Naga

Penguasa Dewa Naga

Esensi yang tidak mungkin muncul di benua utama membuat mereka penasaran. Pak tua bungkuk yang merupakan Alkemis Aliansi Angin Malam bernama Tense, langsung mengajak pria kekar bernama Lemon ke suatu tempat. Mereka tidak menuju sumber energi itu, namun menuju suatu ruangan. Lemon merasa aneh dengan gelagat kakek bungkuk itu, namun ia tidak mendapatkan jawaban saat menanyakannya. Begitu sampai, ia langsung terkejut saat melihat lima tubuh tergeletak di ruangan itu. Ada satu tubuh yang menarik perhatiannya. Seorang laki-laki bertubuh tinggi kurus, dengan kedua tangan dan kakinya yang membeku. Jari-jari pada salah satu tangannya telah hancur, menjadi pecahan kristal es. Ada juga bekas luka tepa
1052.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai lemari hollow
Baca
+Pustaka
Transmigrasi Tuan Muda Palsu yang Malang

Transmigrasi Tuan Muda Palsu yang Malang

sindir Valerin. Panacea mendadak berlari mendekati Valerin, dia tahu Sang Grayii bungsu itu tengah terancam. “Tuan Muda!” Panacea melemparkan kotak kecil, panel serba canggih yang pernah dibuat oleh Valerin. Panel itu juga yang menyimpan rekaman percakapan Lemaire dan Yang Mulia Caleum dari Dust Bones ini. “Bagus!” Valerin langsung meraihnya, kemudian memutar panel itu. Suara keduanya pun terdengar.
867 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai lemari hollow
Baca
+Pustaka
DILAMAR MALAIKAT MAUT

DILAMAR MALAIKAT MAUT

"Iya, tangan dan tubuhnya terpisah. Wajahnya remuk dan tak bisa dikenali identitasnya. Kata ibu-ibu sekitar sini sih umurnya kira-kira empat puluh tahunan. Tadi Umi jadi keluar dan ikut melihat kejadian itu. Habisnya penasaran sih Mal. Warga disini sangat ramai membicarakan kejadian yang mencekam itu. Di sana juga banyak banget wartawan yang meliput. Kata ibu-ibu warga Rt.12 yang melihat kejadian itu pertama kali adalah ibu Lela, istrinya pak Imran. Terus tadi bu Lela nya juga mampir kerumah kita dan cerita pada Umi, katanya saat kejadian itu bu Lela lagi mau nganter rantang buat suaminya makan siang, dan tiba-tiba ada seorang ibu berdiri di pinggir rel, trus gak lama kemudian kereta exspres
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai lemari hollow
Baca
+Pustaka
Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

tanya lelaki tua yang tercengang dan berwajah pucat sambil perlahan bangkit, matanya terpaku pada mata Gerald. “Sejujurnya, seandainya kamu tidak menyebutkannya, aku pasti akan lupa memberitahumu tentang itu! Bagaimanapun juga, ada satu hal yang tidak kuberitahukan padamu setelah aku kembali dari makam kuno Kebenarannya adalah, Liemis tidak menyimpan catatan fisik apapun di dalam makamnya, oh, tidak! Sebagai gantinya, Liemis menyimpan semua informasi itu di dalam liontin batu giok ini! Kalau dipikir-pikir, cukup beruntung bahwa aku tidak memberitahumu tentang ini!” jawab Gerald.
924.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 772.4K kali sebagai lemari hollow
Tampilkan Ulasan (23624)
Baca
+Pustaka
arie driver
baru sampe bab 47 haduh, kemaren udah tunda baca karna koin bonus abis.. eh sekarang udah abis lagi aja cepet bener.. gak ke bayang sampe 1881 tunda berapa lama bacanya.. fix daripada penasaran yang berkelanjutan dan malah jadi kerjaan, kita uninstall ajalah yak........ thanks udah bisa baca sampai 47
andi paraita
gw udah baca SAMPAI TAMAT, kesimpulannya *duit habis 1,6jta lebih baru bsa tamat *ceritanya banyak yg gak nyambung prtengahn smpai AKHIR dan pas akhir pun seolah² dipaksa Di tutup aja biar tamat gak nyambung wkwk *cerita awal Dan Akhir Lumayan seru Dan pada Dasarnya ceritanya ngehalu tingkat Dewa ...
Baca Semua Ulasan
Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Rumus-rumus di udara mulai berubah warna dari merah kembali menjadi biru yang tenang. [PROSESING... MEMORI TERDETEKSI... KESALAHAN YANG INDAH...] Kristal itu perlahan-lahan turun dan mendarat di telapak tangan Elena. Cahayanya meredup, menjadi hangat. Fragmen Logika telah menerima mereka. Namun, bersamaan dengan itu, tanah di bawah mereka bergetar hebat. "Sial! The Hollows ada di sini!" Liam melihat ke arah pintu masuk.
477 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai lemari hollow
Baca
+Pustaka
Lemari Mencari Tumbal

Lemari Mencari Tumbal

Reno hanya menganggukkan kepalanya sembari merapihkan piring bekas makannya dan setelah itu, Reno mengajak Ayu kembali ke kamar setelah berpamitan dengan Eyang kakung dan Eyang putri. Maya membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur di dalam kamarnya sembari bermain ponsel. Lalu, dia iseng-iseng berselancar di internet dengan membuka kata kunci ‘Lemari Antik’. Kemudian, ada banyak sekali artikel yang membahas tentang lemari antik itu. Lalu, ada sebuah artikel yang menarik perhatiannya pada saat itu. Artikel itu sepertinya membahas tentang sebuah lemari yang sudah memakan banyak korban jiwa di sebuah perkampungan yang namanya disamarkan. Kemudian, dia iseng-iseng membuka artikel itu, dan,
1010.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai lemari hollow
Baca
+Pustaka
Luka Yang Menembus Langit

Luka Yang Menembus Langit

"Tapi sebelum aku melakukan penyerbuan terakhir, kita perlu menuju ke arah barat, ke Lembah Tulang Terlarang. Ada sebuah artefak yang ditinggalkan leluhur garis keturunanku di sana—sebuah kunci kuno untuk membuka segel terakhir dari potensi Petir Chaos yang sesungguhnya." Ling Er mendesah pelan, menyandarkan kepalanya di bahu bidang Liang Xiao yang hangat. "Lembah itu dikenal sebagai tempat tanpa jalan pulang bagi para pendekar. Tapi jika perjalanan maut itu dilakukan bersamamu... kurasa maut pun akan merasa segan untuk menjemput kita di tengah jalan."
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai lemari hollow
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status