Rahasia Cinta
Ia tidak tahu bagaimana sebaiknya yang harus dilakukan untuk menanggapi perkataan Shinta tadi.
“Nggak perlu minta maaf. Sudah aku bilang, kan. Aku cuma bercanda, kok. Lagi pula, aku kan tahu kalau kamu hanya melukis pemandangan saja. Meskipun sebenarnya, aku yakin kalau aku akan jadi objek yang lebih menarik untuk dilukis,” kata Shinta diselingi tawa iseng. “Ups, maaf. Aku cuma bercanda, kok.”
Bayu masih tetap diam. Tidak bergeming. Perkataan Shinta tadi bukannya mencairkan suasana, justru malah membuat mereka menjadi semakin kikuk.