Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LARA

LARA

Piring berwarna putih itu hancur berkeping - keping di atas lantai dekat dengan Sarah berdiri. "Bu, kamu mau melukai Sarah?" tanya Ayah Sarah terkejut. Sarah dengan cepat berjalan menuju lbunya. Namun ia tak sadar bahwa kakinya menginjak pecahan piring di atas lantai. Dengan cepat Ayah Sarah mendekati Sarah. "Sarah. Kaki kamu luka ya?" tanya Ayah Sarah. "Iya yah. Ini kena pecahan piring. Nggak sakit kok. Cuman perih," balas Sarah.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as asteria dc
Read
+Library
Shirea

Shirea

Aku tidak tahu bagaimana Aleea bisa mendapatkan peta itu, dan—kepandaiannya dalam mengawasi dan mencari informasi patut untuk dipuji. Malam ini ada acara pesta dansa di istana, dan rencananya adalah aku aka berpura-pura untuk menjadi tamu undangan untuk mengawasi yang mulia raja. Sementara Aleea akan berpura-pura menjadi pelayan sambil membawa obat bius. Velian dan Zealda akan menyusup kedalam dengan tugas masing-masing.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 287 Times as asteria dc
Read
+Library
Astaga, Gairahku Diketahuinya

Astaga, Gairahku Diketahuinya

Pria itu membuka ritsletingnya, lalu mendekatkan diri ke telingaku, "Christy, aku ingin minum susu." "Aku sangat haus …." "Ah …." Entah mengapa aku merasa bagian tubuh Anton yang itu menjadi lebih besar, serta sedikit sesak. Dia mengumpat dengan sedikit cemas, "Christy, tenanglah. Kamu terlalu ketat."
5.8K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as asteria dc
Read
+Library
DIPTA

DIPTA

“Kelihatannya bukan cuma botol.” Aira langsung menatap troli. “Ini… kebablasan…” Dari layar suara Askara masih terdengar. “Ma! Buku astronotnya jangan lupa!” Aira langsung menutup mata. “Iya…” Dipta melirik ke layar. “Permintaannya spesifik.” Aira langsung menoleh cepat. “Selalu begitu.”
101.2K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as asteria dc
Read
+Library
Dalam Jerat Hangat Pelukan Suami Kakak Tiriku

Dalam Jerat Hangat Pelukan Suami Kakak Tiriku

Ia merebahkan dirinya di sana, menatap langit Jakarta yang entah kenapa hari ini terlihat begitu biru dan bersih. ​Sekitar lima belas menit kemudian, Aster muncul dengan kaos yang sudah diganti dan sebuah laptop di tangan. Ia tidak langsung bekerja, melainkan duduk di ujung daybed, lalu perlahan mengangkat kaki Aruni dan meletakkannya di atas pangkuannya. ​"Eh, mau ngapain?" tanya Aruni kaget. ​"Tadi katanya pegal, kan? Sini, aku pijitin sebentar sebelum mulai cek email James," kata Aster santai. Tangannya yang besar dan hangat mulai memijat betis Aruni dengan tekanan yang pas.
706 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as asteria dc
Read
+Library
ANATASYA

ANATASYA

tanya Aurel kepada Rendra. "Baru pulang. Lo?" "Biasalah." jawab Aurel, gadis itu tersenyum manis. Rendra hanya mengangguk. Aurelia Rafasya, gadis cantik yang memiliki lesung Pipit di pipi sebelah kanan. Gadis keturunan bule ini teman dekatnya Rendra di sekolah lamanya. Mereka sangat dekat, sampai-sampai ada yang beranggapan kalo mereka menjalin hubungan. Padahal tidak. Mungkin hanya Rendra yang tidak menganggap lebih hubungan dirinya dengan Aurel. Tapi Aurel yang berharap lebih kepada Rendra.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as asteria dc
Read
+Library
Andromeda

Andromeda

Sementara tangan kanannya menahan tubuhku agar terus duduk di kursi. Komputer menyala dan Bima langsung membuka satu aplikasi game yang cukup terkenal. Selesai login dia duduk di sebelahku. "Ajak dong temen lo yang jago main," katanya menyalakan komputer yang satu lagi. Di basecamp ada sembilan unik komputer yang mendukung untuk memainkan game berat. "Yang mana?" "Ocean, yang jadi top global itu," katanya penuh harap padaku.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as asteria dc
Read
+Library
Chandra

Chandra

"Terserah lah! Lama-lama gue stres mikirin tuh taruhan." Chandra turun dari kasur ia berjalan ke meja belajar. Chandra duduk di kursi ia membuka laptop dan menghidupkannya. Kemudian ia kembali berdiri, sepertinya mencari sesuatu. Ia mengambil sebuah flashdisk di laci nakas. Chandra kembali duduk di kursi lalu memasang flashdisk ke laptop. Ia membuka salah satu folder di laptop. Folder itu berisi banyak video yang ia dapat dari Aqin. Chandra mendekatkan kotak tisu pada laptopnya. Ia mengambil headphone yang sudah ia sambungkan pada laptopnya. Ia memakai headphone itu dan memutar salah satu video.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as asteria dc
Read
+Library
Aster [Indonesia Ver.]

Aster [Indonesia Ver.]

balas Green cepat. Langit yang gemas mencubit pipi Green hingga wanita itu kesakitan dan mengerucutkan bibirnya. Ia bahagia dengan semua yang terjadi hari ini. “Green, saya ada sesuatu buat kamu,” ucap Langit lembut sembari memberikan buket bunga aster yang lebih besar dari sebelumnya. “Ini buat saya?” tanya Green memastikan. “Iya, yang ini buat kamu yang itu buat Ibu,” jawab Langit sambil tersenyum lebar.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as asteria dc
Read
+Library
Hestia

Hestia

Nero menatap langit-langit kamar selama beberapa detik sebelum mulai menjelaskan. Menurut cerita Nero, Billy bekerja di divisi marketing dan partnership Intimate Beauty. Rambutnya panjang sampai pinggang dan hampir setiap minggu muncul dengan gaya berpakaian berbeda yang membuat orang sering salah menebak gendernya. "Tapi orangnya baik," ujar Nero. Patra mengangguk pelan. "Lalu?" Nero kembali menghela napas. "Lalu dia cerita soal Stella."
101.1K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as asteria dc
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status