Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lusia

Lusia

sindirnya. Lusia menerima sindiran Aaron dengan senang hati, “Lihatlah betapa santainya aku, beginilah caraku sarapan.... “ ucap Lusia dengan mulut penuh. Lusia menghabiskan potongan apel dengan empat suap. “Nikmati sarapanmu kalau begitu, karena setelah ini kita harus pergi ke suatu tempat.” “Apa? kenapa tiba – tiba begi- uhuk! Huk!” Lusia tersedak dan kini ia kesulitan berbicara.
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai lil sis
Baca
+Pustaka
LALI

LALI

Dialah Asihnya, gadis desa yang ayu dengan sejuta kelebihan. Di geletakkan surat itu di meja. Ia mengeja perasaannya. Di pandangi langit-langit. Tampak di sana senyum Asih yang mengembang dengan sempurna. Namun segera sirna karena teringat isi surat yang barusan ia terima. ***
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai lil sis
Baca
+Pustaka
Suami yang Tak Diinginkan

Suami yang Tak Diinginkan

Hendra tentu tidak ingin istrinya terjebak hal seperti itu. “Jawab, Lis, dari mana kamu sejak siang tadi!” “Aku zumba, aku pengen langsing, nggak melar kayak gini,” kata Lilis, menunjuk perutnya yang melar sejak melahirkan Alan. “Lantas, siapa yang ngantar kamu? Kamu jangan bohong, ya, sampe aku dengar kamu aneh-aneh di luar sana, aku nggak bakal maafin kamu, Lis!” ancam Hendra tak main-main. Kepalanya terus berpikir jika mungkin perempuan yang mengantar istrinya adalah seorang mucikari.
1090.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai lil sis
Baca
+Pustaka
Pijat Yuk, Mas!

Pijat Yuk, Mas!

Beberapa menit kemudian Lilis keluar dengan seragam yang memperlihatkan banyak kulit. "Mbak, ini beneran sopan ya kalau dilihat orang banyak nanti?" tanya Lilis cemas. Ia terus mencoba menarik ujung roknya yang terasa sangat pendek dan ketat. Sari bersiul nakal melihat penampilan baru Lilis yang nampak lebih menantang.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai lil sis
Baca
+Pustaka
Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Gisel mengerjap-ngerjapkan matanya yang besar, lalu tertegun menatap Lilia begitu mendengar nama "Liam." "Bibi Lilia, Liam itu siapa?" Lilia pun mengusap-usap ujung hidung Gisel dengan penuh kasih sayang. "Liam itu putra dari kakak perempuan pamanmu, dia seumuran denganmu." "Oh ...." "Nanti Bibi akan mengajakmu menemuinya kalau kita sudah di tempat acara." "Oke ...." Gisel mengangguk, lalu sibuk dengan dirinya sendiri. Dia mengambil lipstik dari atas meja dan mengoleskannya pada bibirnya.
9.5954.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30.5K kali sebagai lil sis
Tampilkan Ulasan (255)
Baca
+Pustaka
Novelia222
1.077 kenapa makin kesini JIHAN makin lembek thor, masa mau menyerahkan Wina ke IVAN demi kebahagiaan IVAN gila lu ndro ga masuk akal!!! penuh kasih sih sih blh tapi tegas itu karakter, jls Wina ssh payah di dapatkan dan juga WINA sendiri yg memilih Jihan, bahkan pria lemah aja akan menjaga ISTRINYA
Indah sabiq Sabiq indah
Ga mungkin peran utamanya Jihan meninggal... coba scroll deh, dulu pernah baca komenan ada yang bilang, Wina akan punya anak 2, atau 3 dari Jihan, dan Jihan pun akan tegas ke anak2nya... Ga mungkin lah Jihan nya Mati, gara2 Pembedahan Otak, bakalan End ini novel.. logika di Medan Hitam ada Winata
Baca Semua Ulasan
Di Atas Ranjang Om Rudy

Di Atas Ranjang Om Rudy

Gadis itu semakin merasa jika memang sudah saatnya lah Liany sekarang menuai hasil kesabaran dan ketabahannya. “Lilis janji tidak akan membiarkan orang jahat dekat-dekat sama Ibu dan Den Rangga, begini-begini Lilis pernah ikut silat,” ucap Lilis sambil memasang kuda-kudanya yang membuat Satria dan Liany tergelak tertawa.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai lil sis
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua : Dimanja Tiga Penguasa

Kesempatan Kedua : Dimanja Tiga Penguasa

“Bolehkan saya berteman dengan anda?” Melihat mangsa lebih waspada, Serena berjalan mendekat. Meraih lengan Lili, menepuknya lembut. “Tentu saja boleh, kamu belum menyebutkan namamu?” Gadis bersurai coklat keriting itu kaku saat diperlakukan lembut tanpa aba-aba. “S-saya Lili Felton. Putri kedua keluarga Felton!” Di kehidupan pertama Serena, taktik ini Lili gunakan untuk memancing amarahnya.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai lil sis
Baca
+Pustaka
Silakan Ambil Suami Berengsekku, Dik!

Silakan Ambil Suami Berengsekku, Dik!

Suara toa ibu-ibu di luar sana membuat setiap kata bohong itu terdengar sangat benderang di telinganya. Bi Sumi juga menceritakan pada Lilis secara singkat saat mengantar makanan. Di situlah Lilis merasa makin tertekan, dan tidak menangis lagi. Air matanya sudah mengering sejak semalam saat Vivian diambil paksa. Ia meraba kantong dasternya, mengeluarkan ponsel pintarnya yang menyala redup dalam kegelapan. Lilis mengetik sebuah pesan pendek di aplikasi khusus yang terhubung langsung ke laptop Brandon.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai lil sis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status