Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
๐™ถ๐™ฐ๐™ณ๐™ธ๐š‚ 16 ๐™ผ

๐™ถ๐™ฐ๐™ณ๐™ธ๐š‚ 16 ๐™ผ

"Bunda kenapa ikut nangis? Bunda jangan menangis nanti Sisi sedih!" Lili tersenyum lebar menanggapi celotehan Sisi. Tapi airmatanya semakin deras mengalir. "Sisi mau ketemu sama Ayah Nick?" tawar Lili. Wajah Sisi seketika berbinar. Sebelum menjawab Sisi menyeka kedua pipinya dan mengangguk penuh semangat. "MAU BUNDA!!" teriaknya. ใ€‹gadis 16 milyarใ€Š
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 194 kali sebagai lil sis
Baca
+Pustaka
SEMOGA KAU MENJADI MILIKKU

SEMOGA KAU MENJADI MILIKKU

Meski ibunya terkejut, Rey melanjutkan bahwa ia meminta agar ibunya pergi dan tidak kembali lagi. Lisa ibu tiri Gebbie dan Lilis saudara tirinya Gebbie datang ke Sky House, berharap bisa ikut tinggal di sana. Ms. Zhea yang menemuinya sempat mengantarkan mereka ke depan kamar Gebbie sebelum ia dipanggil untuk menginspeksi hidangan yang telah disiapkan bagi CEO Jackson dan keluarganya. Alih-alih menunggu, dengan lancang, Lilis yang naksir berat pada Rey masuk ke kamar Rey. Setelah sempat tidur-tiduran di tempat tidur Rey dan mencobai parfumnya, ia melihat seragam sekolah Gebbie yang ada di sana. Kesal karena mengira Gebbie juga berusaha untuk mendapatkan Rey, Lilis menginjak-injak seragam ters
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai lil sis
Baca
+Pustaka
Milliader Itu Mencintaiku!

Milliader Itu Mencintaiku!

Lilis hanya bisa mengerjapkan matanya dan dengan memohon Seira untuk tidak memberikannya dare yang susah, โ€œGak bisa gitu dongโ€ฆ kan memang itu resiko permainannya,โ€ ujar Seira dengan senyuman menyeringai. Lilis menelan ludah, akhirnya ia memilih dare. Alasannya ia memilih dare, ia takut jika Seira bertanya mengenai orang yang ia suka, padahal orang yang ia suka ada di depannya. Intinya ia tidak ingin perasaannya terbongkar begitu sajaโ€ฆ
1012.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 485 kali sebagai lil sis
Baca
+Pustaka
Jimat Tali Mayat

Jimat Tali Mayat

โ€œKaget, ya? He-he. Dunia ini begitu sempit buat kita berdua ya, Kang? Gak nyangka banget kita bakalan bertemu kembali di sini.โ€ Basri menggeleng-geleng tidak percaya. Sosok tersebut memang Lilis. Perempuan yang telah dia kenal sebelumnya sewaktu bermain-main di tempat hiburan karaoke beberapa waktu lalu bersama kedua temannya, Juned dan Cemong. Lebih dari itu, setahu Basri, Lilis juga adalah kaki tangan dan mantan kekasih dari seorang lelaki berwajah bopeng bernama Brutus. Pertanyaan yang timbul sekarang adalah mengapa tiba-tiba saja perempuan tersebut bisa berada di tempat sama dengan dirinya? Persis seperti kejadian dulu usai Basri dibawa paksa anak buah Brutus ke suatu tempat. Apakah ini
8.512.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 483 kali sebagai lil sis
Baca
+Pustaka
Mimpi Kelam Lilian

Mimpi Kelam Lilian

Karena tak ingin merasa terganggu, ia hanya mematikan ponselnya begitu saja. Senyum Jaden mengembang ketika kemudian Lilian muncul dengan kemeja miliknya yang tampak kebesaran, tapi sekaligus begitu seksi membalut tubuh moleknya. Kedua paha putihnya yang terbuka terlihat begitu cantik bagi Jaden.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai lil sis
Baca
+Pustaka
Wildflower

Wildflower

Dasar temen-temen kampret semuanya! Lily mencepol rambut panjangnya ala-ala girlband Korea. Ia menyisakan sedikit anak-anak rambutnya yang liar ke belakang telinga. Entah mengapa dia merasa kalau hari ini gerah sekali. Kandungannya telah hampir memasuki bulan keenam dua minggu lagi. Perutnya sudah mulai tampak membukit lucu. Apalagi Lily selalu suka sekali memakai dress-dress pendek lucu model babydoll yang membuat penampilannya semakin imut. Kata Cia kecil-kecil udah bunting aja. Kalau tak ingat sedang hamil, pengen sekali Lily balik ngatain dia perawan tua kadaluarsa sejak zaman penjajahan Belanda.
1024.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 862 kali sebagai lil sis
Baca
+Pustaka
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

jawab Yasid meyakinkan anak lelakinya itu. Satu jam sudah mereka berlari menjauh dari desa. Seorang perempuan paruh baya berkerudung selendang hitam berlari menyambut mereka. Wajahnya tampak kaget melihat keadaan sulungnya yang sangat mengenaskan dengan kaki kanan terbakar hingga ke lutut.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai lil sis
Baca
+Pustaka
Namanya, Kalendra

Namanya, Kalendra

Lalisa tampak sangat terkejut dengan apa yang dia dengar. "Lo serius? Gila! Enggak waras kali ya, tuh anak!" Lalisa seakan sengaja berteriak. Matanya bahkan menoleh sinis pada Lili. "Gemes banget gue! Boleh jambak enggak sih?" Aku tertawa, "Jangan lah. Entar yang ada lo malah dilaporin ke Polisi." **
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai lil sis
Baca
+Pustaka
Antara Dendam dan Penyesalan

Antara Dendam dan Penyesalan

jelas Selena melipat kedua tangannya di depan dada. Lilian menutup dokumen di tangannya dengan keras, wajahnya begitu masam, "Selena, beraninya kamu berbicara seperti itu denganku! Kalau kamu bicara sembarangan lagi, aku akan memanggil satpam," katanya. "Oke, panggil saja satpam kemari. Kebetulan aku juga punya beberapa foto menarik yang ingin aku sebarkan kepada orang-orang." "Foto apa?" tanya Lilian agak cemas.
9.5977.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28.4K kali sebagai lil sis
Tampilkan Ulasan (394)
Baca
+Pustaka
Alina Tamrin
kalau pak Rudi ada hubungan keluarga dgn Selena apa mungkin orang yg selama ini ada di belakang layar yg ingin membunuh Selena adalah ibu Mira yg TDK ingin Pak Rudi mengetahui kalau Selena adalah keluarganya!. cepat dong perbaharui babnya penasaran nih lanjutatannya ... seru buanget ceritanya .........
Siti Ety rumiyati
Ceritanya sepertinya bagus awl baca jg kok bgs ini ceritanya tp pas lihat babnya banyak bangeeets jd mundur hehe pengin cerita yg tdk trll panjang pengin lht Selena n harvey bahagia kl panjang gini sepertinya banyak tarik ulur bahagia,jatuh lg d angkat lg bahagia jatuh lg dst nya. Btw,Smangat author
Baca Semua Ulasan
SELIR HATI

SELIR HATI

Liontin itu dingin, tapi entah kenapa justru bikin dadanya terasa panas. Dia udah bolak-balik mikir dari tadi. "Apa maksud Surya bilang mereka tidak akan tinggal diam? Siapa 'mereka'? Kenapa setiap kali sesuatu mulai jelas, malah makin banyak hal aneh yang muncul?" Sari yang baru bangun langsung nyalain lampu kecil di meja. โ€œNyonya? Masih belum tidur juga? Muka Nyonya pucat banget, lho.โ€
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai lil sis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status