Ifat
Kata Josep memotong pembicaraan kami.
Tiba-tiba ia muncul dengan masih memakai piyama, belum cuci muka, tapi sudah menyulut rokok.
“Sudah ngopi?” Tanyanya.
“Sudah dua gelas,” jawabku.
“Oh, good,” Josep menyedot rokoknya, setelah itu mengambil duduk di depanku.
”Tadi malam saya nonton bola di kafe bareng kolega. Liga Champions, uh, seru! Manchester United digunduli AC Milan. Kalian tahu? Aku menang taruhan 20 jeti!”
Hot Chapters