Dosa dalam Cinta
Kabut di tepi pemakaman menebal, bergerak seperti dinding hidup, dan dari balik kabut itu, muncul siluet gelap—tinggi, tegap, langkahnya berat namun mantap, setiap langkah menghentak tanah dengan dentuman rendah yang mengguncang dada Satrio.
Matanya terbelalak ketika cahaya rembulan yang pucat menerpa wajah bayangan itu, menyingkap dua mata merah yang bersinar tajam, menusuk langsung ke jantungnya, dingin dan penuh kebencian yang dalam. Bayangan itu mengangkat tangannya perlahan, dan di sana, di bawah cahaya rembulan, sebuah benda kecil berkilat—liontin perak, retak, dengan kilatan samar yang berdenyut merah seperti jantung yang berdarah. Satrio tersentak mundur, matanya melebar dalam keterk
Bab Populer