WARISAN DEWA YANG TERSEMBUNYI
Denz Wahyumimpi indahlirik mimpi terindahmimpi melihat air sungai jernihmimpi melihat aurora
Cahaya dari Darah
Saat pedangnya hampir padam, Ardyn menusuk dirinya sendiri di telapak tangan, darahnya menetes ke bilah cahaya.
Seketika, cahaya itu menyala lebih terang dari sebelumnya. Pedangnya kini bukan hanya cahaya, tapi juga darah dan jiwa yang ia pertaruhkan.
Seluruh ruangan bergetar. Bayangan meringis, mundur sejenak.
Selene terengah, menatap Ardyn dengan terkejut. “Itu… itu bukan sekadar cahaya… itu adalah kekuatan dewa yang terikat pada manusia!”