Dosa dalam Cinta
Kata-katanya mencuat seperti mantra kutukan, “Kau... adalah kunci yang ditandai. Tanganmu akan menentukan... siapa yang akan terbakar, dan siapa yang akan memimpin.”
Sekar menelan ludah, matanya melebar, tubuhnya terasa seperti tertarik oleh pusaran kekuatan yang lebih besar dari dirinya. Keringat dingin membasahi wajahnya, sementara jantungnya berdegup liar, menciptakan irama yang kacau di dalam dada. Ia ingin mundur, melarikan diri, tapi kakinya terpaku di tanah, seolah bumi itu sendiri menggenggam pergelangan kakinya dengan cengkeraman besi. Tubuhnya gemetar hebat, napasnya memburu, semakin cepat, semakin dangkal, sementara di hatinya, bisikan-bisikan gelap menyelinap, mengiris, membisikk
Chapitres populaires