Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Pak Dosen Jangan Nakal, Ah!

Takkan selamanya tanganku mendekapmu Takkan selamanya raga ini menjagamu Seperti alunan detak jantungku Tak bertahan melawan waktu Dan semua keindahan yang memudar Atau cinta yang telah hilang Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Biarkan aku bernafas sejenak Sebelum hilang Takkan selamanya tanganku mendekapmu Takkan selamanya raga ini menjagamu Jiwa yang lama segera pergi Bersiaplah para pengganti Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Tak ada yang abadi Ranti menyanyikan lagu itu dengan nada sedih. Terlihat menghayati dan menjiwai.
108.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai lirik gantung
Baca
+Pustaka
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Banyu mendesis. “Bukan. Kidung Pangruwatan—kidung pelepasan beban, Banyu. Lirik itu berbunyi: ‘Sedaya dosa gumawang, pinaringan margi ing geni. Mringkang nresnani, tan pinaringan pangapura.’ (Semua dosa yang bersinar, diberikan jalan dalam api. Bagi yang mencintai, tiada pengampunan),” Raka mengutip, suaranya kini meniru irama suluk Ki Anom.
932 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai lirik gantung
Baca
+Pustaka
Godaan Penghuni Kos Puteri

Godaan Penghuni Kos Puteri

“Iya Mas. Mau?” Raga kembali menyandarkan wajah ke lengannya di atas meja. “Kamu tuh ada-ada aja. Mana ada vitamin anti ngantuk…” Gita lalu mendekatkan wajahnya ke telinga Raga. Nafasnya terasa hangat, dan suaranya turun satu oktaf seperti sengaja dibuat manja. “Ada Mas…” bisiknya. “Namanya susu gantung…”
9.296.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai lirik gantung
Baca
+Pustaka
Cintanya Berlabuh Pada Penggantiku

Cintanya Berlabuh Pada Penggantiku

Seolah-olah terpikir sesuatu, Warren segera membuka laci kamarnya dengan panik. Kotak yang selama ini kusimpan dengan hati-hati sudah tidak ada. Wajahnya langsung pucat. Dia berjalan terhuyung ke kamar mandi. Di sudut yang tidak mencolok, tergeletak selembar kertas yang belum terbakar habis. Hanya satu kata samar, "hamil", tetapi itu sudah cukup membuat Warren runtuh. Baru saat itu dia teringat, di tahun mereka kehilangan anak pertama, nomor yang terdaftar di rumah sakit adalah miliknya.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai lirik gantung
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

Dia justru melanjutkan nyaniannya, lagu ungut-ungut kesukaannya dia nyanyikan, karena sering dia nyanyikan, aku sampai hapal liriknya. "Parunikan baya Pargadungan da Inangggg, natubu di toru rumbio. Arani Parkancitann baya pardangolan da inangggg, nai okkop ni mata pe mandao." Begitu lirik yang dia nyanyikan. "Bang, tolong tranlate, kok sering kali abang nyanyikan itu," kataku penasaran. "Translate itu apa, Dek?" "Ya, Allah, artikan, Bang,".
9.8582.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.8K kali sebagai lirik gantung
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Semoga sajq kakaknya Nia bisa lebih mengendalikan kata katanya.... Waaah,bang Parlin sudah jngin berikan adik pada si butet Sari Sabar ya bang Parlin,tunggu sampai butet Sari berusia 1,5 tahun.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Munajat Perawan Tua

Munajat Perawan Tua

tanya Gita mendongak. "Karena orang asing menilai bukan dari rasa saling kenal dan menghargai perasaan satu sama lain,"ucapku melanjutkan petikan gitar. 🎶Saat kau merasa gundah Lihat hatimu, percayalah Segala sesuatu yang pelik Bisa diringankan dengan peluk🎶 "Terima kasih untuk pertemuan ini. Semoga ini bisa mengganti vas bunganya,"ucap Gita melepas jam dari pergelangan tangannya.
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai lirik gantung
Baca
+Pustaka
Aku Hanya Ibu Untuk Anak-Anakmu Bukan Istrimu

Aku Hanya Ibu Untuk Anak-Anakmu Bukan Istrimu

Jangan pernah menyerah Meski cinta tak mudah Apapun yang akan terjadi Bersama kita berjanji Menuju satu cinta yang abadi (Armand Maulana “Hanya engkau yang bisa”) I'm never gonna look back Woah, never gonna give it up No, just don't wake me now This is gonna be the best day of my life (American Author “ Best Day of My Life”)
4.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai lirik gantung
Baca
+Pustaka
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Pinjam punyaku agar milikmu juga bisa terbuka Borrow mine so yours can open too Karena aku akan berdiri di sampingmu 'Cause I'm gonna stand by you Bahkan jika kita hancur Even if we're breaking down Kita dapat menemukan cara untuk melewatinya We can find a way to break through Bahkan jika kita tidak dapat menemukan surga Even if we can't find heaven Aku akan berjalan melewati neraka bersamamu I'll walk through hell with you * Milly terkesiap. Kata-katanya terkesan begitu puitis dan muluk-muluk. “Ini Jetro yang menulis?” tanya Maxer kaget. “Bukan.” Milly menjawab lebih dahulu. Virgo membenarkan.
1088.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai lirik gantung
Baca
+Pustaka
Sang Pemburu Bayangan

Sang Pemburu Bayangan

Jreng! Genjreng! Suara gitar yang sedang Candra mainkan memecah kesunyian malam. Petikan nada mengalir bagaikan alunan angin yang menghanyutkan. Alunan melodi tanpa lirik itu semakin sempurna dengan senandung dari Andi yang berjalan mendekat. Sebuah lagu kangen mengalun dengan lembut yang membuat pendengarnya merasakan rindu yang tak tertahankan. Candra yang mendengar senandung dari Abangnya itu juga terlihat tersenyum.
9.93.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai lirik gantung
Baca
+Pustaka
GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

Lah jaleh nyato tumbuah Si bungo jambangan Harum mandayo sikumbang tabang Kok rancak bana buruang didalam sangkak Satiok lalu urang marayu Galaklah adiak jo urang lain Tapi hati adiak usah lapehkan Kok rancak bana rauik ruponyo Kok kayo bana dek harato Indak denai tadayo Cinto denai apo adonyo Lapuak bana titian kayu Ungkia bana biaso janji Namun pinto denai Janji kito usah lupokan "hihihi, Artinya apaan ?" tanya Ren kebingungan begitu lagunya telah selesai kumainkan. "Lah terus ngapain tadi gak protes, malah enak banget menghayatinya begitu ?" ucapku menertawakan kebingungan Ren.
8.9356.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai lirik gantung
Tampilkan Ulasan (80)
Baca
+Pustaka
Bangfanstory
Saya sudah baca GGAP sampe The Last GGAP dan sekarang lgi proses The Next Sanjaya. Tapi kok saya harus buka kunci Per Bab nya ulang ya. pdahal saya sudah baca semua nya, Parah nih Authornya pdahal dlu saya penggemar Novelnya Sutan Sati sampe semua novel nya sudah saya baca sampe slesai sumpah kecewa
TiSu
suka sama ceritanya. Cerita remaja tapi diselipin peliknya masalah yang sangat serius. gak main2 masalah negara .... Btw kenapa bnyk yg protes koin yak. Yang kuketahui KOIN itu bukan penulis yg menentukan, melainkan tulisannya. Dalam arti KOIN dihitung sesuai jumlah kata, betul kan, Thor....
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status