Akhirnya Kau Mencintaiku
"Tentu saja bukan, ada yang sengaja melenyapkannya karena wanita penghibur itu bisa jadi saksi kunci kejahatan seseorang."
Jeno meletakan ponselnya kembali di atas meja dan mencondongkan tubuh, meletakan kedua siku bertumpu pada kedua pahanya dan menatap Arya. "Menurutmu siapa musuhku yang berani menggunakan cara kotor seperti ini untuk menjatuhkanku?"
Karena selama ini banyak musuh yang tidak berani bersaing dengan cara kotor begini, mereka bersaing dengan fair dan sehat. Namun, dengan cara murahan seperti ini, tentu hanya dilakukan oleh orang yang pengecut dan licik saja.