Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

Tubuhku Hidup, Jiwaku Telah Mati

Aku merasa itu sangat lucu, jadi aku benar-benar tertawa. [ Sejak kecil Sanny dibina dengan berbagai macam bakat. Dia bisa bermain piano dan juga menari, jadi itu berarti dia bisa semua seni di dunia ini? Jadi, aku nggak boleh bisa seni? Aku nggak pantas bisa melukis? Karena itu, kali ini aku langsung merobek sertifikat penghargaannya. Karena itu memang bukan miliknya. Malam harinya, dia malah memotong boneka kelinciku sampai hancur. ] ....
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai lirik khudzuni fabu'di
Baca
+Pustaka
Hadirmu Menghancurkanku

Hadirmu Menghancurkanku

Lia menangis "Maafkan aku Lia.,.., aku tak ingat apapun selain dirimu, bahkan namaku pun aku lupa.....aku kehilangan segalanya Lia. Hanya dosaku padamu yang tertinggal" Sandi berbicara dengan lirih.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai lirik khudzuni fabu'di
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai lirik khudzuni fabu'di
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
Kabur Saat Masa Iddah

Kabur Saat Masa Iddah

Jika dia mengenaliku dan tahu siapa aku, seharusnya dia juga tahu Papa sudah memiliki Mama dan kami! “Kutanya, kamu siapanya papaku? Dan apa kamu tengah hamil anak papaku sekarang?” Tanyaku bertubi-tubi. Wanita itu malah terdiam, sambil mengusap perutnya yang buncit. Segelintir guru yang ada di sana berhenti menegurku untuk pergi, mereka malah menonton debat sepihak di antara kami karena yang kubahas mungkin menarik di telinga mereka. Berarti aku menyusup bukan tanpa alasan. “Kutanya kamu siapanya Famdian Ibraed!?” Aku mulai menjerit. Air mata yang tadi kutahan mati-matian mulai berjatuhan.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai lirik khudzuni fabu'di
Baca
+Pustaka
Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

Dijodohkan dengan Ipar Posesifku

“Baguslah, aku senang kalau kau bergabung di kafé ini.” “Terimakasih, Mbak.” “Bagaimana kalau satu lagu sambil menunggu Pak Wira?” usulku. “Oh boleh.” Ia mengambil gitarnya. “Sekalian latihan. Mbak mau saya mainkan lagu apa?” “Hmmm…” Aku berpikir sejenak. “Fiersa Besari, gimana? Celengan Rindu.” “Siap!” Fabian mulai memetik gitarnya dan bernyanyi
10260.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.5K kali sebagai lirik khudzuni fabu'di
Baca
+Pustaka
SURGA YANG DIHADIRKAN

SURGA YANG DIHADIRKAN

Ketika di dekatmu Suaraku mendadak hilang Dan jantungku kian berdetak kencang Ketika kau menjauh dariku Hati ini berkata Kapan sekirinya allah mempertemukan kembali Melihatmu berdiri di depanku Ada hasrat ingin memiliki Yg timbul dalam diriku Mengikatmu dengan kalimat Qabiltu Dan Tinggal serumah beratap izin_Mu (Syair lukman) _____________________ Syahid dan aisyah duduk manis di dalam mobil. Syahid yang mengemudikan mobilnya sedangkan aisyah duduk di samping. Syahid sambil melihat alu lalang kendaraan yang melintas. Aisyah membuka bungkus makan coklat kemudian memakannya. "Jangan terlalu banyak makan yang manis manis entar kamu tambah manis hehehe," ledekan Syahid.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai lirik khudzuni fabu'di
Baca
+Pustaka
Neng Zulfa

Neng Zulfa

Ilahi lastu lilfirdausi ahla Walaa aqwa 'ala naaril jahiimi Fahabli taubatan waghfir dzunubi Fainnaka ghafirudz-dzanbil 'adzimi Dzunubi mitslu 'adaadir rimali Fahabli taubatan ya Dzal Jalali Wa 'umri naqishu fi kulli yaumi Wa dzanbi zaaidun kaifa-htimali Ilahi 'abdukal 'aashi ataak
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai lirik khudzuni fabu'di
Baca
+Pustaka
Pelabuhan Terakhir

Pelabuhan Terakhir

Koi Ladki Hai Jab Vo Hansti Hai Baarish Hoti Hai Chhanar Chhanar Chhumchhum Para Siswa Hai Koi Ladki Hai Jab Vo Hansti Hai Baarish Hoti Hai Chhanar Chhanar Chhumchhum Aku benar-benar menikmati acara flashmob ini. Serasa jadi Madhuri Dixit. Sayang Shahrukh Khannya gak ada. Hihihi.
9.9124.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai lirik khudzuni fabu'di
Baca
+Pustaka
Kau Lukai Aku, Kubuka Aibmu

Kau Lukai Aku, Kubuka Aibmu

akuku memperjelas agar para teman tidak salah paham. “Santai saja Bro. Kita ngerti kok. Kalau soal biaya ntar juga balik lagi. Rejeki itu sudah diatur. Rejeki anak loh nggak bakal ketuker sama yang lain.” Zikri menepuk pundakku untuk memberi semangat seolah tahu apa yang menjadi keresahanku. Dukungannya kubalas dengan senyuman. Lagi asyik-asyiknya kerja tiba-tiba Rizki menepuk pundakku dengan sangat keras. Membuatku terkejut seketika.
1070.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai lirik khudzuni fabu'di
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status