Rahasia Panas Cinta Terlarang
Bantu doa, Li, baca ayat-ayat Al-Qur'an apa aja yang kamu bisa," kata Rafiq. Ia merasa heran sebab suaranya sudah sangat keras namun tak ada satu pun yang keluar dari kamar.
Ali tertegun mendengar ucapan Rafiq, meskipun perasaan takutnya belum hilang. "Ayat-ayat Al-Qur'an?" pikirnya.
Tanpa disadari, bola api itu kembali berbalik, kali ini melayang lebih rendah seakan mencari celah untuk menyerang mereka dari arah yang tidak terduga.
"Ayo, Li, cepat kita masuk ke dalam masjid saja!" titah Rafiq. Ia membaca ayat kursi dan membaca ayat-ayat lainnya yang ia bisa.