Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

Di ujung telepon, Lina mengaduk air madu di cangkirnya. "Aku tahu, aku takut Dave bakal datang cari kamu. Kalau perjanjian lima tahun lalu itu berlaku, dan akhirnya kamu nggak balikan dengannya, dia bakal kehilangan segalanya. Nanti takutnya, dia malah menggila."
36.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 942 kali sebagai lirik lagu five minutes sumpah mati
Baca
+Pustaka
ISTRI BERCADARKU TERNYATA ....

ISTRI BERCADARKU TERNYATA ....

I'm gonna love you 'til My lungs give outI promise till death we part Like in our vows So I wrote this song for you Now everybody knows That it's just you and me Until we're grey and old Just say you won't let go Just say you won't let go Just say you won't let go Oh, just say you won't let go Arumi masih terpaku ketika Jordhy mengakhiri permainan gitarnya. Kenapa bisa, lagu yang Jordhy mainkan sama dengan kondisi yang sedang Arumi rencanakan? Ya, Arumi sudah dalam tahap mempersiapkan kehidupan barunya di Paris dengan status janda. Bahkan surat gugatan cerai sudah ada dalam tasnya. Hal yang sejujurnya dulu membuat Arumi tenggelam dalam rasa pedih berbulan-bulan, sebelum akhirnya dia yakin ak
1033.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 990 kali sebagai lirik lagu five minutes sumpah mati
Baca
+Pustaka
TEMAN HIDUP

TEMAN HIDUP

Irham melenggang, dilepasnya kacamata yang bertengger di hidung, mengusap air mata yang siap berjatuhan. Seketika Kian dan Ningrum lemas mendengar perkataan ayah sebelum pergi. Keduanya berpelukan dengan deraian air mata. Entah air mata apa. Namun, begitu sakit tercekat di tenggorokan. Pilu, seperti ada hantaman keras di hati masing-masing. Berantakan, bagai dijatuhkan ke jurang yang paling dalam. Ada luruh dan sesak bersamaan di saat ucapan maaf penuh penyesalan itu akhirnya keluar dari mulut lelaki angkuh, Irham. Ningrum menggigit bibir, kembali air matanya tumpah ruah.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai lirik lagu five minutes sumpah mati
Baca
+Pustaka
Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Gadis itu masih sedang bernyanyi sambil memainkan gitar --- Berbicara tentang sumpah sehidup semati Melihat kembali dunia yang makmur ini Saat-saat mencintaimu seperti kereta bawah tanah yang berlalu; Sudah berkata tidak akan meneteskan air mata Sekarang mataku terasa panas; Mencintai mulut harimaumu Aku lolos dari bahaya ... Dia menyanyikan kedua bait terakhir berulang kali --- Mencintai mulut harimaumu, aku lolos dari bahaya ... Walaupun berkata tidak akan meneteskan air mata, tetapi matanya masih terasa panas.
9.41.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58.0K kali sebagai lirik lagu five minutes sumpah mati
Tampilkan Ulasan (279)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Baca Semua Ulasan
Kamulah Takdirku

Kamulah Takdirku

Nay menoleh seketika memastikan apa yang ia dengar barusan. “mama khawatir menunggu kamu yang belum pulang, kamu janji pulang jam 11 sekarang jam berapa?” Nay benar-benar kebingungan ia lupa dengan janjinya pada mama Rani kalau akan tiba di rumah jam 11 malam dan ini sudah setengah tiga pagi. “Mama? Mama kenapa Sa?”
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai lirik lagu five minutes sumpah mati
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN MASA LALU

PEREMPUAN MASA LALU

Aku dan Rafan menyanyikan bait ini sambil beradu pandang. “Setiap nafasku,” lirih Rafan dengan mengikuti nada lagu. “Setiap nafasku.” Aku mengikuti. “Hembuskan namamu,” ucap Rafan lagi. “Hembuskan namamu.” “Sumpah mati.” “Sumpah mati.” Lagi aku mengikuti. “Hati ingin memilihmu.” “Ku milikmu,” balasku sambil mencetak senyuman.
1037.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai lirik lagu five minutes sumpah mati
Baca
+Pustaka
Setelah Lima Tahun

Setelah Lima Tahun

"Tidak usah diingat lagi peristiwa itu." "Ada apa dengan angka lima tahun. Seperti angka sakral yang mengerikan saja. Aku-Mas, Pak Petra-Bu Melinda, Pak Petra-perempuan itu berada di bawah bayang-bayang lima tahun perselingkuhan. Makanya kita harus pulang sebelum lima tahun diperantauan." Mas Ilham makin mengeratkan pelukan. "Jangan mikir yang aneh-aneh," katanya.
9.91.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29.4K kali sebagai lirik lagu five minutes sumpah mati
Tampilkan Ulasan (132)
Baca
+Pustaka
shasa
cerita mba Lis pertama yg aku baca. langsung jatuh cinta, biar udah dibaca berkali- kali gak pernah bosan. keren .... gak pernah ketinggalan dg cerita yg lain. semangat berkarya mba Lis Susanawati ...
Jesi Sanctuary
Bener-bener ciamikk ceritanyaa! Izin promosi kak hihi buku-ku; "Pernikahan Dadakan dengan Mantan" Yuk ketemu dengan Rajendra dan Karuna—dua mantan dengan masa lalu yang belum benar-benar selesai! Thank you so much, Kak! Sukses selaluu<3
Baca Semua Ulasan
Hari Pamermu, Hari Kematianku

Hari Pamermu, Hari Kematianku

] [Aku akan jemput kamu pulang. Air mata mengalir di wajahku, aku berkata dengan suara yang tercekat, "Andre, aku berada di dekat jembatan. Aku sudah mati dan nggak bisa pulang." Sayang sekali Andre tidak bisa mendengar suaraku. Andre tidak mendapatkan balasan dariku, jadi dia menyuruh seseorang mencari tahu keberadaanku. Aku merasa sedikit gugup.
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai lirik lagu five minutes sumpah mati
Baca
+Pustaka
Budak & Lima Istri Dari Langit

Budak & Lima Istri Dari Langit

Saat ia berbicara, ia melihat Lira dan Nara saling bertukar pandang. Tatapan mereka singkat. Namun jelas ada sesuatu yang sedang mereka komunikasikan. “Baiklah,” ucap Lira akhirnya. “Kita hentikan dulu sampai di sini.” “Kita akan lanjutkan nanti.” Lalu ia menatap Ashlan. “Dan untuk saat ini... kamu sudah sah menjadi suami kami berlima.” Ashlan terdiam. Benar-benar tidak mengerti.
476 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai lirik lagu five minutes sumpah mati
Baca
+Pustaka
Reihan: Enkripsi Perasaan

Reihan: Enkripsi Perasaan

“Ég er móðir... ei dauð... ei horfin... Ég bíð... í hverri órólegri draum Barn mitt... kom heim...“ (Terjemahan) “Hmmm,Sunyi tanah luka, berdebu darah Angin perang membawa namamu, wahai jiwa yang patah Tanganku menggapai, langit memerah Tapi kalian lenyap di kabut sejarah... Di mana anak-anakku, dari rahimku terlahir? Beribu tahun kutunggu, dalam tidur yang getir Suamiku tertelan waktu, tak pernah kembali Tapi aku masih di sini... mencarimu dalam nyanyi... Kubangun altar dari tulang dan air mata Kupanggil rohmu lewat nyala seribu lilin gila Setiap malam, kuhamparkan nama di batu
811 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai lirik lagu five minutes sumpah mati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status