MEMATAHKAN SUMPAH IBU
Lucu mengingat diriku beberapa jam lalu begitu menangisinya habis-habisan dan menganggap bahwa aku tidak akan pernah bisa bicara lagi padanya, tapi lihat, ternyata pesanku masih terkirim juga.
Lucu, ternyata jatuh cinta memang se-bercanda itu.
Lucu, kenapa pula aku harus mengungkapkan perasaanku, toh sekarang perasaan itu hilang, menguap seketika. Tiba-tiba aku merasa seperti... mati rasa.
***
“Nay, tolong sambungkan ke Yumna, kakakmu!” Ibu memberikan ponselnya padaku.
ตอนยอดนิยม