KEKASIH HATI SANG PUTRI
Harvey melotot, lalu mempercepat langkah kakinya.
“Lalu kau berharap aku mengatakan apa? Kau menginginkan A, saat aku mengatakan A, kau mengelak. Begitu juga dengan B, C, D dan seterusnya.”
“Entahlah, Noland. Ada sesuatu yang aneh yang tidak bisa aku jelaskan. Seperti terikat, aku ingin menjauhinya tapi dia selalu muncul di hadapanku. Aku ingin tidak menghiraukanya tapi dia selalu berada dalam jangkauanku. Mungkin aku bisa menerimanya sebagai salah satu abdi kerajaan kalau saja dia bukan salah satu orangnya Athens.”