Salah Melamar
Dengan pandangan yang terus fokus ke depan, tangannya menekan-nekan layar yang ada di kendaraannya, hingga sesaat kemudian suara dari benda tersebut masuk dalam indraku.
“Sayang, aku akan selalu membuatmu bahagia. Aku bernafas untukmu, duhai kekasihku.” Bibir Mas adam bergerak ke atas dan ke bawah menirukan lirik lagu tersebut.
“Tak pernah terfikir olehku, untuk menghianati cintamu. Engkau satu-satunya wanita yang selalu aku rindu.”
“Mas, tumbenan ikut nyanyi?” protesku kepada lelaki di sebelahku.
ตอนยอดนิยม