Mantan Terindah
tanya Damar mengalihkan pembicaraan.
"Aku belum punya anak, entahlah! Padahal aku sudah begitu merindukan kehadiran seorang anak, untuk menutupi hari hariku yang sepi," sahut Mira menunduk.
"Sabar saja, memang belum rejekinya. Allah itu adil kita hanya menunggu saja, berikhtiar dan berdoa. Betul gak?" sahut Damar mencari persetujuan Mira.
"Iya aku tahu itu, makanya aku hanya bisa bersabar. Dihujat dan dicemooh seperti apapun, buktinya aku masih kuat sampai hari ini meski sebenarnya rapuh," keluh Mira lirih.
Bab Populer