Terjerat Gairah Sahabat Kekasihku
Memaki pria itu pun rasanya tidak akan cukup, apalagi untuk memukulinya, itu bukan sifat Zidan banget, tapi dia akan bermain dengan tenang, karena Zidan sangat yakin hubungan percintaannya masih bisa untuk diperbaiki.
"Sebenarnya ada satu lagi impianku yang belum tercapai," kata Zidan tiba-tiba.
Kening Alden berkerut. "Apa itu?" tanyanya penasaran.
"Menikah dengan kekasihku."
Senyuman Alden perlahan menghilang, dan Zidan melihat bagaimana perubahan raut wajah pria itu.
"Semoga disegerakan."
Zidan tersenyum kecil, Alden memang berbicara seperti itu, tapi dari nada bicaranya sepertinya pria itu tengah kesal.