PDKT di Sarang Monster
tanya Kyai Khalid tanpa menatap Badar, nadanya mengandung selipan humor yang khas.
"Alhamdulillah, baik, Kyai," jawab Badar takzim.
"Ya, aku percaya. Sangat percaya," Kyai Khalid menjeda sejenak, lalu melirik Badar dengan sudut mata yang jenaka. "Aku bisa 'mendengar' kabar baik itu hampir setiap malam dari bilik sebelah."
Wajah Badar yang biasanya sedingin es mendadak memerah hingga ke telinga. "Astagfirullah, Kyai ... tolong, jangan keras-keras."
Hot Chapters