Bisikan Tengah Malam
Syahreza mengeluarkan ponselnya, memotret patung-patung raksasa dengan cepat, sebelum menoleh pada Zulfan.
"Kemarin, kita mengikuti saran Pak Samiran. Terdengar konyol, tapi kita juga penasaran. Tapi boro-boro berhasil, malah ada psikopat yang ngamuk. Namun permainan Hoom Pim Pah itu, sebenarnya bukan sekedar permainan. Itu sebagai bentuk pengingat kepada Tuhan. Hoom Pim Pah Alaiom... dari Tuhan kembali ke Tuhan!"
"Benarkah?"