Aku Tak Mau Lagi Jadi Bayang-bayang
"Aku melihatmu di bengkel itu. Kamu adalah tahanan di sana. Tapi saat memegang senjata itu, kamu terlihat bebas. Dan aku berpikir, jika seorang perempuan dalam sangkar saja bisa menemukan kebebasannya, apa alasanku untuk nggak melakukan hal yang sama?"
Kami melaju di jalan gurun, menuju jauh di sana.
Matahari terbenam, mewarnai langit dengan warna merah dan emas.
Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku hidup untuk diriku sendiri.
Tanpa kesepakatan. Tanpa kewajiban. Tanpa ekspektasi.
Hanya kami berdua, serta jalan yang membentang luas.