Holding On To You
“Aku selalu ingat itu, janji untuk tidak menyentuh kamu lebih jauh tapi, kalau kamu melanggar sesuatu yang sudah aku tetapkan maka, aku juga akan melanggar janji aku, Roo. Biar kamu terikat dengan aku selamanya.”
Tanpa merubah posisinya Merona berkata. “Kamu enggak berbuat lebih pun aku sudah sangat merasa terikat, Zian. Susah rasanya buat aku cari alasan untuk meninggalkan kamu walau kamu brengsek.”
“Maaf Roo kalau semua kelakuan aku menyakiti hati kamu,” balas Grazian lalu bergerak mendekati Merona. Memeluk gadis itu dari belakang dan mengecup ceruk lehernya. “Sampai kapapun kamu akan selalu penting dalam hidup aku. Selamat malam Merona Jingga.”
Capítulos em Alta