Pelukan Hangat Sang Letnan
"Bagus. Oh, satu lagi... kalau Salwa minta dibelikan bubur malam-malam, belikan saja. Jangan kamu kasih dia ransum militer. Dia itu calon istri, bukan prajurit baru. Sudah, sana balik lagi ke dalam. Jangan biarkan bidadarimu itu bangun dan mencari 'pahlawannya' yang hilang."
Panggilan pun terputus.
Galang menyimpan ponselnya kembali ke saku. Candaan Bramantyo barusan sedikit mengurangi beban di pundaknya. Ia tahu, di balik ejekan-ejekan itu, rekan-rekannya sangat menghormati dan mendukungnya. Dunia militer memang keras, namun persaudaraan di dalamnya sangat kental.
인기 회차