Gadis yang Tertawan
Saat ia sudah keluar dari ruang tahanan, ia menyerahkan Arini dan Tumina pada temannya yang lain, sedangkan dirinya melangkahkan kaki menuju ruang lain yang terlihat seperti kantor.
Ketika ia menemukan orang yang dicari, tentara itu memberikan sebuah kode berupa anggukan, mengisyaratkan kalau rencananya berhasil.
Senja meraih botol minum berukuran cukup besar yang dilemparkan tentara tadi, ia membuka dan mencium aromanya. Ini bahan bakar, bukan alkohol yang tentara tadi katakan. Apakah ini memang jalan untuknya? Jalan keluar untuk setiap luka dan permasalahannya? Melalui kematian? Atau merusak wajahnya sendiri?
الفصول الرائجة