Ku Ingin Bahagia
“Kamu kok tiba-tiba marah-marah gini sih. Nanti kalau dapat uang Mas kasih ke kamu. Jangan salahin Ibu terus, mungkin Ibu gak mau kalau toko sampai bangkrut.”
“Memang kenapa sampai takut toko bangkrut? Apa dikira aku tukang habisin uang, hah? Aku juga ngirit, kamu kan tau selama ini aku gak pernah foya-foya, beli barang sesukaku kayak masih kerja dulu. Aku lebih milih nabung.”
“Yang jelas jangan terus-terusan salahkan Ibuku, Dek. Ibu kamu aja sekarang tinggal di sini aku diam, walaupun kesannya aku jadi ikut mertua.”
Chapitres populaires