I'm Sorry Laras
Kata-kata itu meluncur seperti anak panah beracun, menusuk tepat ke hati Laras yang sudah berdarah-darah.
Raka menoleh ke Laras, matanya menyipit penuh kebencian yang membara. Ia melangkah mendekat, menunduk hingga wajahnya hanya beberapa inci dari wajah Laras yang basah air mata. “Oh, jadi ini kelakuanmu, Laras?” hardiknya, suaranya menggema seperti petir di ruangan yang sunyi. “Tak cukup merayuku, sekarang kau berani tidur dengan sahabat kakakku? Dasar wanita tak tahu malu!” Ia meludah ke samping, seolah jijik hanya dengan berada di dekatnya.
Hot Chapters