Istri Dadakan CEO Lumpuh
ujar Papa Lucas dengan nada suara yang melirih, sarat akan kepedihan masa lalu.
Ia menjeda kalimatnya sejenak untuk kembali menyesap minuman di tangannya. “Tapi, lama-kelamaan Papa merasakan kenyamanan yang aneh saat bersamanya. Bahkan, Papa tidak tahu apakah rasa nyaman yang candu itu adalah cinta atau apa... karena sejak saat itu, Papa selalu membutuhkannya. Papa selalu merindukan kehangatan pelukannya setiap kali badai masalah datang. Sampai di hari dia pergi menghilang pun, Papa masih saja selalu mengingat dirinya,” imbuh Papa Lucas pelan, sebelum akhirnya menoleh menatapku tajam. “Ditambah lagi... dia ternyata berjuang sendirian di luar sana demi melahirkan anak kandung dari darah dagin
Sikat na Kabanata