KUBELI KESOMBONGAN IPARKU
lirih mama sambil duduk tegak.
Mataku kunang-kunang saat sakit perut berulang-ulang menyerang, keringat sebesar biji jagung sudah keluar. Napasku pun sudah tersengal-sengal. "Mah, maafkan aku bila ada salah, rasanya sesakit ini, aku nggak kuat, Mah," lirihku sambil mengigit bibir seraya menahan sakit.
Bersambung