Setipis Benang Sutera
]
Lia tersenyum membaca pesan dari suaminya, ada hangat yang menyelimuti hatinya kala membaca pesan kerinduan itu.
Dibukanya gambar kedua, sebuah piyama tidur yang tergantung di lemarinya,
[Kamu ingat piyama ini, Lia? Piyama yang kamu kenakan saat kita baru berpindah ke apartemen ini. Jujur saat menggunakan piyama ini kamu terlihat begitu cantik, hingga Mas terpesona dan memutuskan untuk menghindar, sebab jika tidak, sudah pasti Mas tak akan kuat iman. Dan sekarang Mas sangat menyesalinya. Andai waktu dapat diputar, Mas tak akan melewatkan satu malam pun tanpa memandang kamu mengenakan piyama ini dan piyama-piyama lainnya.]
Hot Chapters