SELIR HATI
Di bawah foto itu, tertulis pesan singkat:
“Dia lebih nyaman bersamaku, Gita.”
Tangannya gemetar. Surat itu terlepas, jatuh ke lantai. Dadanya sesak. “Baginda… bersama Aruna?” bisiknya.
Sari mendekat, ikut melihat isi amplop. Wajahnya berubah pucat. “Astaga, Nyonya, ini... ini jahat sekali.”
"Saya yakin itu ulah Aruna, bukan Baginda, Nyonya."
Hot Chapters