The Wall In My Heart
Arin melambai dengan senyum, menjauh bersama sepeda hijaunya
***
Jepret…jepret…
“Hasilnya kurang bagus! Sepertinya sudut pengambilan gambarnya yang tidak tepat.”
Jepret…jepret…
“Adam!” suara itu tidak membuat orang yang bersangkutan menoleh. Dia masih sibuk membidik beberapa sudut di sekitarnya. Meskipun begitu, tetap saja dia tidak dapat berkonsentrasi penuh dengan hasil jepretannya. Dia memutar bagian tertentu dari kamera untuk memfokuskan pada salah satu objek, sedang objek yang lainnya menjadi latar. Tepat saat namanya dipanggil lagi, dia memencet tombol. Namun, tidak melihat hasil gambarnya, hanya menarik nafas pelan dan menoleh pada asal suara.
Bab Populer