Second Woman
“Lagian, jadi perempuan kok centil banget!”
“Maklumlah, dia itu kan janda muda! Jadi, haus kasih sayang,” sambung Danilla yang mulai menyalakan laptopnya.
Celline pun ikut masuk ke dalam ruangan CEO baru itu. Ia terlihat memerah wajahnya.
“Taruhan, kalau CEO baru kita lebih terkutuk dari bos lama kita,” cetus Danilla.
“Ya, enggak mungkin Danilla. Jelas-jelas bu Joana ibarat itu titisan mak lampir, sedangkan CEO baru kita hot banget!”
Bab Populer