Dibuang Suami, Dipinang CEO
“Sudah, sudah! Selalu itu jawabannya. Kamu gagal, Reyhan! Semua orang sudah tahu! Kamu ini memalukan! Lihat Naira, tuh! Dia naik, kamu malah nyungsep!”
Reyhan memejamkan mata. Ia bisa menahan suara Lila, bisa tahan lapar, bisa tahan hinaan publik... tapi suara ibunya, yang seharusnya mendukungnya, justru mengiris paling dalam.
Di layar ponselnya, foto Naira dan Arga kembali muncul. Tersenyum. Bahagia. Tak tersentuh.
Reyhan menatap layar itu lama, sebelum akhirnya berdiri pelan dan membuka laptop tuanya. Layar yang retak masih cukup untuk menampilkan satu nama: Alex Wijaya.
Sikat na Kabanata